img_7363.jpg
Ratusan Warga dan Puluhan Perahu Ramaikan Acara Sedekah Laut dan Bumi

SEMARANG UTARA, AYOSEMARANG.COM -- Sebanyak tujuh puluhan kapal nelayan berpartisipasi dalam acara sedekah laut dan bumi Kampung Tambaklorok Tanjung Mas Semarang, Minggu (28/7/2019). 

Nampak, ratusan warga pun menghadiri acara yang sudah menjadi agenda tahunan di Kampung Tambaklorok tersebut. Mulai dari anak-anak hingga dewasa mendatangi prosesi acara. 

Tak hanya melihat, bahkan tak sedikit warga ikut menaiki perahu hingga ke  laut untuk melepas beberapa bawaan seperti jajan pasar, buah-buahan dan sejumlah barang lainnya ke laut.

Imam Sucipto, ketua panitia acara mengatakan, kegiatan Sedekah laut sudah menjadi tradisi di Kampung Tambaklorok. Diakuinya, acara sedekah laut di tahun ini lebih ramai dibandingkam tahun sebelumnya.

"Untuk tahun ini banyak pihak yang terlibat. Seperti KNTI,  beberapa Karang Taruna, dan tentunya para Nelayan di Kampung Tambaklorok," ujarnya kepada awak media usai kegiatan Sedekah laut.

Imam menambahkan, sedekah Laut ini nantinya juga bisa menjadi agenda wisata mengingat di Tambaklorok akan menjadi Sebagai Kampung Bahari Semarang. Diharapkan, setelah kamoung laut selesai pembamgunan, acara Sedekah laut bisa mendatangkan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

"Dengan adanya sedekah laut ini akan menunjukkan adanya Kampung Bahari ini, yang diharapkan bisa menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Semarang, Slamet Ari Nugroho menambahkan keikutsertaan KNTI dalam acara tersebut sudah menjadi amanah dalam mengawal dan mempublikasikan agar semakin dikenal luas di Indonesia. "Jadi dari kami juga mengkoordinir para nelayan di sini. Karena acara ini kan notabene hajatnya para nelayan," katanya.

Ia menambahkan, jumlah Nelayan di Tambaklorok sendiri mencapai hampir mencapai 800 orang. Angka tersebut bisa berubah mengingat banyak juga nelayan yang mempunyai matapencaharian lain selain sebagai Nelayan.

"Sekarang jumlah nelayan di sini sekitar 745 tapi kalau lagi paruh musim ini paling tinggal separuhnya, karena tidak masuk musim melaut, jadi tangkapan mereka sedikit", tukasnya.