whatsapp_image_2020-05-16_at_13.00.59.jpeg
Sejumlah petugas nampak manambal jalan yang rusak akibat banjir rob kawasan Sayung, Kabupaten Demak, Sabtu (16/5/2020). (dok)

SAYUNG, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah petugas nampak berjaga di lokasi banjir rob kawasan Sayung,  Kabupaten Demak, Sabtu (16/5/2020). Beberapa petugas kepolisian berjaga dan mengatur lalulintas. Terlihat pula petugas Dinas Perhubungan yang ikut membantu.

Pekerja proyek perbaikan saluran juga semakin banyak. Jika saat Ganjar marah-marah sehari sebelumnya hanya sekitar 5 orang petugas, hari ini pekerjanya sudah semakin banyak.

AYO BACA :Rob Bikin Macet Sayung, Tak Ada Petugas di Lapangan

Kemacetan memang masih terjadi saat Ganjar sidak untuk kedua kalinya itu. Namun, kemacetan dapat dikendalikan karena ada petugas yang mengatur arus lalulintas.

"Saya titip dijaga ya bu, kalau macet panjang dilakukan contra flow agar bisa terurai. Kalau tidak ada petugas jaga, pasti macetnya akan mengular," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo kepada Kasatlantas Polres Demak, AKP Nyi Ayu Fitria saat meninjau lokasi tersebut, Sabtu (16/5/2020).

AYO BACA :Rekam Jejak Henky Solaiman di Dunia Perfilman Indonesia

Tak hanya kepada petugas kepolisian dan Dishub, Ganjar juga menanyakan progres peninggian saluran yang dilaksanakan. Kepada Ganjar, Supervisi proyek itu mengatakan bahwa proyek peninggian selesai 5 hari lagi.

"Nggak bisa, itu terlalu lama. Kalau perlu tambah petugas biar cepat. Kalau tidak ini akan macet terus," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan, bahwa tindakan darurat penanganan rob di Sayung Demak sedang dilakukan. Saat ini, pihak Balai Besar Jalan Nasional sudah melakukan tindakan.

"Pihak PSDA kami juga sedang melakukan rekayasa di pinggir laut untuk menyedot air. Kami gunakan pompa agar lebih cepat," terangnya.

AYO BACA :Sejumlah Wilayah Demak Dilanda Rob