kkn_ipb_di_demak.jpeg
Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) University untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Kabupaten Demak. (dok)

DEMAK, AYOSEMARANG.COM-- Di tengah pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) University untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Kabupaten Demak. Kegiatan ini selain sebagai wahana pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa, juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan berkontribusi melalui program pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah Covid-19.

Tema KKNT IPB 2020 adalah Optimalisasi Pemanfaatan Sumberdaya Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Techno Socio Entrepreneurship untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) pada Masa Pandemi Covid-19.

Pembukaan KKNT di Demak ditandai dengan acara serah terima, kuliah tentang potensi wilayah, dan lokakarya I yang diselenggarakan di Aula Bappeda Litbang Kabupaten Demak, 9 Juli lalu. Acaranya dihadiri 25 orang, di antaranya adalah Wakil Pimpinan IPB Dr.Ir. Lailan Syaufina, Sekretaris Bappeda Litbang Amir Mahmud,S.Sos,MT, Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosbud Ali Akhmadi,S.KM,M.Kes, dan Kepala Desa Mlatiharjo Moch Junaedi.

AYO BACA :Tanah Kena Proyek Fly Over Jalan Raya Semarang-Grobogan, Tuti Ajukan Keberatan di PN Demak

Lailan Syaufina menyampaikan KKNT ditujukan untuk memberi manfaat kepada pihak mahasiswa yakni memperoleh pengalaman belajar di masyarakat, manfaat untuk pihak pemerintah daerah dengan membantu pelaksanaan program pemda, dan untuk pihak IPB mendapat masukan tridarma yang efektif, pada sektor pertanian dalam arti luas. Sementara itu, Amir Mahmud menuturkan, program dengan inovasi yang efektif memang dibutuhkan karena mahasiswa cerdas selalu menciptakan inovasi yang cerdas pula.

KKNT kali ini memang spesial dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan di wilayah domisili mahasiswa dan melalui sistem semi daring (60% online, 40% offline). Strategi ini dilakukan untuk menjalankan pengabdian masyarakat secara aman dan efektif di tengah pandemi. Tentunya kegiatan offline juga mengikuti protokol kesehatan dan peraturan yang berlaku.

Selama 40 hari ke depan yakni 9 Juli-18 Agustus, mahasiswa akan menjalankan program-program setelah melakukan studi awal melalui penelusuran SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) pada desa KKNT yaitu Desa Mlatiharjo, Kecamatan Gajah, Demak.

AYO BACA :BPBD: Rob Wilayah Demak Pernah Setinggi 180 Cm

Mengapa Desa Mlatiharjo? Selain karena menjadi andalan pertanian Demak, desa ini menyimpan banyak potensi sekaligus tantangan untuk pengembangannya. Terhitung ada 9 program yang akan dilaksanakan. Melalui arahan dan dukungan dari Bappeda, Diskominfo dan OPD lainnya, fokus kegiatan mahasiswa adalah upaya promotif dan preventif pencegahan Covid-19 dan optimalisasi bidang pertanian.

Upaya promotif ini mengacu pada health promotion yaitu serangkaian upaya hidup sehat yang bersifat promosi kepada masyarakat. Sifatnya lebih mengedukasi masyarakat. Adapun program promotif yang akan dijalankan yaitu Penyebaran Informasi Terkait Pencegahan Covid-19 dan Edukasi New Normal.

Sedangkan untuk preventif atau upaya pencegahan, program yang akan dilaksanakan adalah Hygine Kits. Selain itu, program optimalisasi bidang pertanian yang akan dilaksanakan adalah Farm Yard Information, Yok Sinau Le dan Sinau Irigasi dengan mengadakan pelatihan dan pembinaan terkait optimalisasi pekarangan untuk ketahanan pangan, budidaya lele, dan irigasi.

Selain menjadi awal pelaksanaan KKNT IPB, kegiatan ini juga menjadi pembukaan program Open Donasi untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di Desa Mlatiharjo. Program ini dibuat untuk meningkatkan rasa kepedulian antarsesama mengingat Demak termasuk zona merah dengan kasus Covid-19 yang terus bertambah. Bantuan yang diterima dalam bentuk uang, masker, dan hand sanitizer.

Bantuan akan langsung diserahkan kepada masyarakat Desa Mlatiharjo yang membutuhkan, tentunya dengan kriteria yang telah dibuat dan koordinasi dengan Kepala Desa Mlatiharjo. Untuk info donasi akan selalu di-update pada official account Instagram @kkntipb.demak2020. Donasi berupa uang dapat dilakukan melalui ovo, gopay ataupun rekening sebagaimana terlampir.

AYO BACA :Pasar Bintoro Demak Terapkan Jarak Antar Pedagang