kyai_muchlis_noor.jpg
Kyai Muchlis Noor. (dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Kondisi pandemi membuat beberapa kegiatan masyarakat seperti pengajian rutin harus ditunda. Sebagai alternatif, pengajian secara daring atau online menjadi pilihan.

Jam'iyyah Rindu Ngaji (Jaring) Demak pun menggelar kegiatan rutin ngaji kitab kuning secara virtual yang dilaksanakan setiap minggunya.

AYO BACA :Mujib Minta Kades Alokasikan Dana Desa Kembangkan UMKM Sekitar Wisata

Sekjend Jaring Jawa Tengah, Lukmanul Hakim Al Ghozali mengatakan, pengajian tersebut sebagai upaya menggiatkan kembali syiar islam khas pesantren di masa pandemi ini.

Adapun pengajian sendiri mambahas khasanah kitab-kitab kuning sebagaimana diajarkan di pesantren-pesantren, ujarnya dalam keterangan yang diterima Selasa (28/7/2020).

AYO BACA :Gibran - Teguh Belum Punya Jargon untuk Pilkada Solo 2020

Lukmanul berharap, kegiatan ngaji daring tersebut menjadi ajang silaturrohim para masyarakat dan santri. Adapun Sesi ngaji kali ini, diisi oleh Kyai Muchlis Noor, S.Ag.

Ngaji secara Online ini digelar, untuk menjawab kerinduan para pengkaji kitab Kuning di rumah masing-masing, ucapnya.

Menurutnya, penerapan hukum islam ditengah situasi covid-19 ini relevan untuk mendapat perhatian lebih dari masyarakat. 

“Ngaji kitab kuning ini, diharapakan mampu menjawab persoalan-persoalan yang menyangkut fikih, terlebih saat ini konteksnya adalah situasi pandemi covid-19, maka semoga ini dapat bermanfaat untuk masyarakat luas, katanya.

AYO BACA :Pemkot Semarang Berencana Borong Masker dan Jamu