Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro (dok)

KALIWUNGU, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Indonesia terus melakukan pengembangan dan siap melaksanakan uji klinik terhadap vaksin Covid 19.  

AYO BACA :Dinkes Kendal Imunisasi Vaksin Covid-19 Mulai 2021

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menyebut pengembangan vaksin Merah Putih dikerjakan oleh ahli Indonesia dan diproduksi di Indonesia. 

AYO BACA :Edhy Prabowo Tersangka, KKP Setop Izin Ekspor Benih Lobster

“Ada 6 institusi pengembang vaksin  menggunakan platform berbeda yakni  Lembaga Eijkman Bandung, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Airlangga (Unair),” katanya saat kunjungan kerja ke PT Teryyham Proplas Indonesia Kamis (26/11/2020) sore.

Dikatakan, bibit vaksin masih di laboratorium tetapi 3 diantaranya sudah mendekati uji hewan uji klinik. Diharapan awal tahun depan triwulan pertama bibit vaksin sudah diserahkan ke bio farma dan diuji klinik ke manusia.

“Uji klinis dilakukan untuk uji keamanan dan efektivitas, harapanya dari 3 yang sudah selesai ini pada triwulan keempat 2021 sudah diproduksi masal. Setelah ada ijin  BPOM baru bisa dilakuakan vaksinasi,” imbuhnya.

Menteri menegaskan bahwa, vaksin yang diproduksi ini akan diupayakan sebaik mungkin dan memastikan vaksin yang diberikan aman dan manjur atau efektif kepada Covid 19.

AYO BACA :Jateng Dapat Kuota 21 Juta Dosis Vaksin Covid-19