Konferensi pers Ditreskrimum Polda Jawa Tengah (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Ditreskrimum Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan terhadap 9 anak di bawah umur.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, tersangka berinisial S mengaku menjalankan aksi bejatnya sejak 2018.

AYO BACA :Warga Amuk Dukun Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

Aksinya terungkap karena salah satu korban menceritakan kepada orang tuanya kemudian orang tuanya membuat pengaduan dan melaporkanya pada polisi.

"Modus operandi tersangka mengaku dapat mendeteksi makhluk halus yang ada di tubuh orang, dan mengusir dengan melakukan penyatukan raga (berhubungan badan) dan memberikan pil koplo atau pil putih," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (26/11/2020).

AYO BACA :Kendal Sabet Penyaluran Dana Desa 2020 Terbaik Ketiga

Polisi berhasil menyita barang bukti berupa akta kelahiran korban, pakaian korban dan Honda Civic Nopol H 7765 AM milik tersangka. 

Adapun kesembilan korban berinisial AAP (14) APS (15) IA (14) SE (14) BMP (14) SHN (15) UTH (13) B (14) AC (15) selain itu ada juga terduga korban lain berjumlah 4 orang berinisial S (14) W(14) T (14) A (14).

Atas perbuatanya tersangka diancam dengan Pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan atau Pasal 76EJo Pasal 82UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliyar rupiah).

 

AYO BACA :WN Perancis Tersangka Pencabulan 305 Anak Bunuh Diri di Penjara