Konferensi pers Ditreskrimum Polda Jawa Tengah (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Ditreskrimum Polda Jawa Tengah berhasil menangkap 5 pelaku pencabulan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur. 

Meski begitu, pihak kepolisian saat ini masih memburu satu orang pelaku lainnya masih buron.

AYO BACA :Ditreskrimum Polda Jateng Bekuk Pelaku Pencabulan 9 Anak Bawah Umur

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, modus operandi para pelaku adalah memberikan minuman keras kepada korban dan membujuk korban untuk melakukan persetubuhan.

"Pelaku kemudian mempertemukan korban dengan teman-teman pelaku lainnya hingga terjadi persetubuhan dan pencabulan terhadap korban," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (26/11/2020).

AYO BACA :Silahturahmi dengan Ulama, Bupati Mirna: Terima Kasih Ikut Kampanyekan Prokes

Adapun kelima pelaku berinisial T (23) RD (26) S (19) TM (29) dan AM (28) hingga saat ini polisi masih memburu satu pelaku lain masih buron.

"Pelaku T ini sebagai pacar korban selama kurang lebih 2 atau 3 bulan kemudian mereka sering berkumpul dan minum minuman keras sehingga si korban mabuk kemudian dibiarkan oleh sang pacar tadi dicabuli sama teman-teman yang lain," imbuhnya.

Dalam melalukan aksi bejat tersebut dilakukan pelaku di beberapa tempat, seperti di rumah kosong kemudian di teras Madrasah dan di Kebun perumahan.

"Kelima tersangka akan dijerat dengan pasal Persetubuhan terhadap anak dan atau pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan atau Pasal 76EJo Pasal 82UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 M," katanya.

 

AYO BACA :Pria Ini Cabuli Anak di Bawah Umur dengan Iming-iming Rp100 Ribu