dispersip.jpeg
Kegiatan FGD Indeks Gemar Membaca. (dok)

SALATIGA, AYOSEMARANG.COM -- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga bekerjasama dengan Tim Peneliti Universitas Pandanaran (Unpand) melaksanakan penelitian Indeks Gemar Membaca (IGM) Masyarakat Kota Salatiga.

Penelitian yang dilakukan ini atas rekomendasi dari Perpusnas bahwa Kajian Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia perlu dilaksanakan di Tingkat Kabupaten/Kota dan dapat dilakukan secara terpusat atau dilakukan secara mandiri di masing-masing wilayah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga Yayat Nurhayat mengatakan, maksud dari penelitian itu adalah untuk mengetahui gambaran dan kondisi minat baca masyarakat terhadap fasilitas dan sarana prasarana yang telah disediakan Pemerintah Kota Salatiga.

AYO BACA :Wali Kota Salatiga Bagi-bagi Masker Usai Upacara 17 Agustus

"Sedangkan tujuannya adalah melakukan identifikasi dan kajian gemar membaca masyarakat kota salatiga dalam rangka mewujudkan budaya  baca masyarakat, mengukur indeks gemar membaca masyarakat, menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi indeks gemar membaca masyarakat," ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (3/12/2020).

Sasaran dari penelitan kerja sama ini adalah teridentifikasinya kondisi kegemaran membaca masyarakat Kota Salatiga. Luaran yang diharapkan adalah Dokumen Laporan Penelitian “Indeks Gemar Membaca (IGM) Masyarakat Kota Salatiga” dan Dokumen Rekomendasi strategi kebijakan untuk peningkatan kegemaran membaca Masyarakat Kota Salatiga.

"Selain itu juga untuk membuat rekomendasi kebijakan dan strategi dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat Kota Salatiga," imbuhnya.

AYO BACA :Rest Area KM 456 Salatiga Tawarkan Keindahan Alam dan UKM Unggulan

Setelah dilakukan pengambilan data/quesioner, dilanjutkan dengan olah data dan penyusunan draft laporan akhir, salah satu tahapan penelitian yang dilakukan adalah dengan mengadakan Forum Group Discussion untuk memaparkan hasil penelitian , menyampaikan kesimpulan dan rekomendasi penelitian kepada pihak Dispersip Kota Salatiga) dan pihak eksternal (Kepala Sekolah SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, Pengelola Taman Bacaan Masyarakat, Penulis dan Penerbit).

"Kegiatan FGD dilakukan sebanyak 2 kali, FGD pertama dilakukan tanggal 26-27 November 2020 di The Wujil Resort And Convention,Ungaran-Semarang. FGD kedua dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2020 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga," katanya.

Kegiatan evaluasi Indeks Gemar Membaca  perlu dilakukan secara rutin setiap tahun untuk memantau perkembangan besaran Indeks Gemar Membaca (IGM) Masyarakat Kota Salatiga. 

"Perlu ada kajian yang berbasis pada masing-masing wilayah secara berjenjang dari tingkat Kecamatan dan Kelurahan dimana Perpustakaan atau TMB berlokasi, karena dengan permasalahan yang sama bisa jadi hasil dari Kecamatan satu berbeda dengan Kecamatan lainnya," ucapnya.

Sehingga solusi yang diberikan untuk masing-masing wilayah berbeda-beda. Perlu adanya peningkatan kompetensi dari SDM yang ada di Perpustakaan maupun TBM, terkait dengan Tata Kelola Perpustakaan/TBM yang baik melalui kegiatan workshop katalogisasi, pelabelan buku, penyiangan buku, digitalisasi perpustakaan dan adanya kegiatan sosialisasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk perbaikan mutu perpustakaan/TBM.

AYO BACA :Pasien Covid-19 Meninggal, Pemkot Salatiga akan Beri Santunan ke Pihak Keluarga