6afilm.jpg
Mahasiswa Program Studi (Prodi) D-4 Film dan Televisi (FTV) Udinus saat diskusi bersama sutradara film Makbul Mubarak secara daring. (istimewa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Mahasiswa Program Studi (Prodi) D-4 Film dan Televisi (FTV) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ikuti diskusi bersama sutradara dan kritikus film handal, Makbul Mubarak secara daring, Rabu (6/1/2020).

Dalam kegiatan diskusi itu mahasiswa saling bertukar pikiran mengenai dunia film dan pertelevisian.
 
Kegiatan yang diselenggarakan online melalui aplikasi zoom diikuti oleh 75 mahasiswa dan dimoderatori oleh Suluh Pamuji yang sekaligus dosen praktisi di Prodi D-4 FTV Udinus.

AYO BACA :2 Atlet Udinus Raih 3 Medali Emas di Turnamen Taekwondo India

Makbul Mubarak dalam paparannya memberikan berbagai informasi mengenai perkembangan film hingga tips dan trik dalam menulis naskah film yang menarik. 
 
Menurut Makbul, membiasakan diri menonton paling tidak satu film satu hari dapat menjadi ajang untuk berlatih secara mandiri dan mengetahui perkembangan film. Jika ingin mempelajari apa saja yang ada dalam dunia film, tegas dia, agar menjadikan film sebagai pekerjaan bukan sebagai hiburan semata. Hal itu bertujuan agar para mahasiswa nantinya memiliki tanggung jawab atas film itu sendiri. 

“Mau tidak mau mahasiswa harus menonton film hingga selesai, karena kewajiban yang harus dipenuhi. Itu salah satu caranya agar memahami perkembangan film, tentu tidak hanya film Indonesia yang harus kalian tonton melainkan film dari berbagai belahan dunia,” jelasnya.  
 
Bergabung dengan sebuah komunitas film, menjadi satu diantara cara agar mampu mendalami film dan mengetahui seluk beluk mengenai perfilman di tanah air. Selain itu, membaca buku mengenai dunia film juga menjadi salah satu kunci untuk belajar, tidak ada ilmu yang hanya didapat melalui praktik saja. 

AYO BACA :Udinus Kembangkan Smart Agrologistik Bantu Petani Jamur Tiram di Karangrejo

Berbicara mengenai ide membuat film, Makbul menganjurkan agar ide cerita dari film yang akan dibuat berasal dari pengalaman dari diri sendiri. Karena pengalaman tersebut akan mendapat originalitas dan cerita yang mendalam.   

“Kebanyakan untuk mahasiswa akan mencari ide melalui buku atau quote yang mereka temukan atau mungkin kalimat motivasi. Jika ide cerita berasal dari quote bisa saja idenya akan sama dengan yang lain, namun jika berasal dari pengalaman pribadi akan menjadi original sehingga ide gagasan tersebut menjadi lebih menarik dan realistis,” harapnya kepada para mahasiswa Prodi D-4 FTV Udinus ketika akan membuat sebuah film.  
 
Setelah penyampaian materi, diputarkan film pendek karya Makbul Mubarak, dengan judul ‘Ruah’ dengan durasi 27 menit yang dirilis pada tahun 2016. Tak hanya film itu saja, film ‘Sugih’ yang memiliki durasi 10 menit 40 detik yang dirilis tahun 2015 juga diputar dalam diskusi online tersebut.
 
Sementara itu, Kaprodi D-4 FTV Udinus, Dr Ruri Suko Basuki MKom menjelaskan kelas spesial dan diskusi film menjadi pengisi waktu agar lebih menjadi bermanfaat bagi mahasiswa prodi yang ia pimpin.

Ia juga berharap  dengan diskusi tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan tidak hanya dari ilmu yang didapat secara formal, melainkan juga dari pengalaman orang lain mengenai dunia film.

“Kami harus bergerak agar dapat ikut berkontribusi di tengah masa pandemi saat ini dengan mengadakan berbagai macam acara yang dapat meningkatkan kualitas dan pengetahuan diri kami,” jelasnya.
 
Prodi D-4 FTV Udinus telah terakreditasi B dan memiliki dosen-dosen yang mumpuni di bidang film maupun televisi. Para mahasiswa nantinya diajarkan berbagai hal dua diantaranya membuat naskah film dan mensutradarai sebuah film. Berbagai penghargaan juga telah didapatkan oleh para mahasiswa Prodi D-4 FTV Udinus di dunia perfilman tanah air.

AYO BACA :E-Sport Udinus Sabet Juara Nasional Ajang Free Fire di Samarinda