penganiayaan-anak.jpg
Ilusytrasi penganiayaan anak (istimewa)

DEMAK, AYOSEMARANG.COM -- Seorang wanita S (36) di Demak Jawa Tengah, harus berurusan dengan pihak kepolisian usai melakukan tindakan aniaya kepada  A (19) yang tak lain merupakan anaknya.

Keterangan yang didapat dari Polres Demak kejadian bermula ketika korban ditemani ayah korban hendak mengambil pakaian yang masih tertinggal di rumah tersangka. 

Adapun korban dan ayah korban sendiri sudah lama tidak tinggal dengan S lantaran sudah bercerai dengan ayah korban.

AYO BACA :Gara-gara Ngompol, Balita di Sleman Dianiaya Kekasih Ibunya hingga Tewas

Saat akan mengambil pakaian, ayah korban meminta tolong untuk didampingi oleh Kepala Desa dan Kepala Desa pun menghubungi RT setempat untuk ikut mendampingi.

Sesampainya dirumah S, korban masuk rumah bersama dengan ayahnya bersama dengan Ketua RT dan Kades tersebut. Kedatangan rombongan pun sepertinya tak diingkan S. Lalu tersangka pun marah-marah kepada korban dan rombonganya.

Tersangka pun sempat mendorong saksi korban. Setelah itu korban bergegas keluar dari rumah namun tersangka mengejar dan menganiaya korban.

AYO BACA :Pesawat Hilang Kontak, Ini Pernyataan Resmi Sriwijaya Air

 S dan korban sempat dipisah oleh Bapak korban, Ketua RT dan Pak Kades yang ikut mengantar.

Sementara Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Fahrul Rozi mengatakan, pihaknya telah mencoba upaya mediasi namun dari pihak pelapor tidak menghendaki mediasi tersebut dengan alasan S pernah berselingkuh dengan laki-laki lain dan tidak mau mengakui kesalahannya.

"Selanjutnya kita laksanakan penyidikan, dan berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh JPU (P.21), kita laksanakan tahap 2 atau pelimpahan berkas perkara dan barang bukti kepada kejaksaan pada hari Selasa minggu depan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Ayosemarang, Sabtu (9/1/2021).

Terkait dengan penahanan, lanjutnya pihaknya memiliki alasan objektif dan subjektif, dimana pada alasan objektif bahwa persangkaan pasal dapat dilakukan penahanan sedangkan alasan subjektif dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan.

AYO BACA :Aniaya Ibu Kandung, Pelajar Jebolan Ajang Pencarian Bakat Diamankan Polisi