sekolah_nasima.jpg
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, KH Hanief Ismail Lc (dua dari kanan) menyerahkan tumpeng HUT Ke-27 Sekolah Nasima kepada Ketua Pengurus, Dr Indarti MPd didampingi Pengawas Dr Najahan Musyafak MA dan Sekretaris YPI Nasima, Dr Dwi Sukaningtyas MPd (paling kiri), belum lama ini.

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengharapkan memasuki usia Ke-27, Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang, semakin mengedukasi yang bisa mencerdaskan secara intelektual, emosional maupun spiritual.

‘’Didik anak-anak kita untuk punya rasa kemanusiaan yang tinggi, gotong royong yang kuat, dan selalu mencintai bangsa dan Negara. Saya menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-27,” kata Gubernur Jawa Tengah,  Ganjar Pranowo SH MIP dalam tayangan video. Gubernur mengirim video ucapan tersebut saat Yayasan Pendidikan Islam Nasima mengadakan tasyakuran HUT ke-27, belum lama ini.

Karena masih pandemi Covid-19 acara tasyakuran digelar virtual dengan format siaran langsung melalui kanal media Microsoft Teams, Youtube, dan Instagram @Sekolah Nasima. Siaran dilaksanakan di ruang Polewali atau ruang audiovisual SMA Nasima, Jalan Yos Sudarso 17 Arteri Utara Kota Semarang.
\nKetua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd menjelaskan, organ yayasan, guru, dan tenaga kependidikan Nasima hadir dalam jaringan atau daring melalui Microsoft Teams Sekolah Nasima. Orang tua dan peserta didik KB-TK, SD, SMP, dan SMA Nasima, serta alumni hadir daring melalui youtube serta instagram. Lebih dari 2.000 hadirin daring menyaksikan acara tersebut.

‘’Video dari gubernur tersebut dirangkai dengan video ucapan dari beberapa tokoh, antara lain Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Nasional Karangturi sekaligus tokoh peduli Bhinneka Tunggal Ika, Harjanto Halim MSc, Ketua Umum MUI Jateng, Dr KH Ahmad Darodji Msi, dan Rois Syuriyah PWNU Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh SH. Selain itu juga beberapa ulama antara lain Drs H Achmad, Drs KH Ahmad Hadlor Ihsan, dan Drs KH Dzikron Abdullah,’’ kata Indarti.

AYO BACA :Cara Cek Kuota, Persyaratan, hingga Pelaksanaan SNMPTN 2021

Sementara itu pengurus yang hadir langsung di ruang Polewali arau ruang audiovisual SMA Nasima, Jalan Yos Sudarso 17 Arteri Utara Kota Semarang  upacara tasyakuran yaitu Ketua Pembina KH Hanief Ismail Lc, Ketua Pengurus Indarti MPd, Pengawas Dr Najahan Musyafak MA, Wakil Ketua Pengurus YPI Nasima, Ilyas Johari SPd MM, Direktur Pendidikan I, Sri Budiani MPd, Direktur Pendidikan II, Dr Dwi Sukaningtyas MPd, Direktur Penelitian dan Pengembangan, Supramono MPd, Direktur Humas, Publikasi, dan Promosi, Muhson SPd MM, dan Direktur Sarana Prasarana dan Pengadaan, Ahmad Jauhari MPd.

Ketua Pembina YPI Nasima KH Hanief Ismail Lc mengajak semua warga sekolah Nasima bertafakur sekaligus bersyukur atas apapun yang sedang dihadapi saat ini, utamanya dampak pandemi Covid-19 kepada dunia pendidikan.

‘’Apapun yang diberikan Allah swt kita syukuri dan diterima dengan lapang dada,’’ kata Rois Syuriyah PCNU Kota Semarang itu.

Dr Najahan Musyafak MA mewakili pengawas, meminta semua elemen di Sekolah Nasima tidak berhenti melakukan inovasi serta evaluasi secara periodik. ‘’Melalui basis data Sekolah Nasima bisa menjawab tantangan-tantangan secara lebih terstruktur dan komprehensif,’’ kata Dosen UIN Walisongo Semarang itu.

AYO BACA :14 Provinsi Segera Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Daftarnya

Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd dalam pidatonya, merasa bersyukur karena Sekolah Nasima telah memiliki suatu sistem pendidikan yang cukup berperan membawa Sekolah ‘Merah Putih’ itu tetap solid meski pandemi mendera hampir satu tahun .

‘’Kita punya sistem informasi akademik SIA Nasima dan menggandeng Microsoft sebagai platform pembelajaran maupun kegiatan pendidikan lainnya tepat sebulan sebelum pandemi datang,” kata Indarti.

Dia menambahkan, bahwa selama tahun 2020 Direktorat Litbang YPI Nasima melakukan evaluasi kepuasan pelanggan dengan melibatkan orang tua peserta didik melalui suatu kuesioner komprehensif pada Juni dan Desember 2020.

“Data menunjukkan bahwa item kualitas pembelajaran daring, pendidikan karakter, pembelajaran mengaji secara daring, kompetensi guru, pelayanan wali kelas dan guru kependidikan, sistem manajemen digital, dan ketersediaan bahan ajar digital dinilai orang tua sudah sangat baik mencapai kisaran persentase 84,34% sampai 90,54%. Meski begitu, kita tetap fokus pada beberapa hal yang masih menjadi kekurangan meski angkanya terhitung sangat kecil dengan menemukan solusi dan perbaikan yang efektif,” kata doktor lulusan Universitas Negeri Yogyakarta itu.

Dia juga merasa bersyukur karena beberapa prestasi berhasil diraih Sekolah Nasima antara lain dipilih sebagai Sekolah Inkubator dalam Program MicrosoftShowcase School, Kepala dan Guru KB-TK Nasima dipilih Kemdikbud RI sebagai Kepala Sekolah dan Guru PAUD Inovatif-Inspiratif tingkat Nasional, dan terakhir memperoleh Anugerah sebagai Sekolah Unggulan Berbasis IT Berkarakter Nasionalis Agamais.

AYO BACA :14 Provinsi Segera Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Daftarnya