11audinus.jpg
Webinar nasional yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Senin (11/1/2021).(dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Menjadi generasi muda harus mampu kompetitif dan terus membangun relasi, hal itu sesuai dengan ajakan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi S.E,MM dalam acara web seminar (Webinar) nasional yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Senin (11/1/2021). Webinar dilangsungkan melalui zoom dan youtube. 

Hendi sapaan akrab dari Walikota Semarang ini, menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi poros ekonomi dunia pada tahun 2045. Dalam mencapai hal itu, perlu syarat-syarat yang harus dipenuhi, diantaranya yakni anak muda yang kompetitif.  

Hendi berharap, agar generasi milenial tidak terlena akan zona nyaman seperti mendapatkan ijazah di dunia pendidikan, namun harus terus memperbaiki diri dan mampu menciptakan inovasi. 
 
“Saya berharap anak muda di Indonesia khususnya Kota Semarang harus pintar, peduli dan memakai keahliannya untuk membangun Indonesia. Mahasiswa Udinus saya yakin telah memakai keahliannya untuk membangun negeri ini,” tegas Hendi.

AYO BACA :2 Atlet Udinus Raih 3 Medali Emas di Turnamen Taekwondo India

Ia berharap seorang mahasiswa harus mampu membangun relasi untuk menunjang karir ke depan. Menurut dia, di lingkungan masyarakat, kaum milenial terbelah menjadi dua tipe, tipe milenial yang senang dengan nyinyiran dan milenial yang berani turun tangan.

Walaupun terdapat dua tipe itu, sejak tahun 2014 silam, Ia secara formal, mulai mengajak generasi muda untuk berpartisipasi membangun Kota Semarang. Hal itu ia lakukan untuk mengurangi gap antara pemerintah kota dengan generasi muda di kota yang memiliki julukan kota lumpia. 

“Banyak peran anak muda yang telah memajukan kota Semarang ini, satu diantaranya membangun kampung-kampung tematik di kota ini. Selain itu, saya mencontohkan generasi milenial di Kota Semarang juga membantu Pemerintah Kota Semarang dalam membersihkan halte bus yang terkena vandalisme,” kata Hendi. 
 
Hal senada juga disampaikan oleh Rektor Udinus, Prof. Dr.Ir Edi Noersasongko, M.Kom. Menurutnya generasi muda dalam berkarir dapat memilih sesuai dengan kemampuan dan keinginannya. Ia juga memberikan gambaran mengenai hal-hal yang harus dilakukan dalam memulai berwirausaha. 

AYO BACA :Udinus Kembangkan Smart Agrologistik Bantu Petani Jamur Tiram di Karangrejo

Menurutnya kerugian dalam hal berwirausaha dapat diminimalisir dengan membaca buku dan tentunya membangun strategi bisnis yang matang. Ia juga menyarankan agar para calon wirausahawan muda memulai berwirausaha dari hal yang kecil, seperti ternak lele, ayam, berjualan makanan dan sebagainya.  

“Generasi muda perlu memikirkan pekerjaan yang akan diambil di masa yang akan datang. Ingin menjadi seorang pegawai ataupun wirausahawan harus mulai ditentukan dan sama baiknya. Berwirausaha perlu keberanian, mencari ilmu melalui berbagai buku dan tentunya doa menjadi kunci keberhasilan dalam berwirausaha,” tegas Rektor Udinus.

Webinar nasional yang memiliki tema ‘Membangun Esensi Jiwa Muda Terhadap Kaum Millenial’ diikuti sekitar 900 peserta dari berbagai daerah dua diantaranya Jawa Tengah dan Sulawesi. Selain menghadirkan Rektor Udinus, Prof. Dr.Ir Edi Noersasongko,M.Kom, webinar tersebut juga terdapat dua narasumber lainnya, yakni Walikota Semarang, Hendrar Prihadi S.E,MM dan Direktur Industri Kreatif film, televisi dan animasi Kemenparekraf RI, Syaifullah,SE.,M,Ec, Ph.D.*

 

AYO BACA :Udinus Gelar Workshop E-Katalog untuk Karang Taruna