anak-laporkan-ibu-ke-polisi-demak.jpg
Ilustrasi, kantor polisi (polri.go.id)

DEMAK, AYOSEMARANG.COM -- Masyarakat dihebohkan dengan pemberitaan kasus seorang anak melaporkan ibu kandungnya yang terjadi di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Anak tersebut berinisial A (19) sementara ibu kandungnya berinisial S (36).

S dan suaminya sudah berpisah, mereka dikaruniai tiga anak. Setelah bercerai, A anak pertamanya tinggal bersama ayahnya di Jakarta. Sementara adiknya yang masih remaja dan balita tinggal bersama S di Demak.

Sebelumnya, beredar video anak mengaku melaporkan ibunya ke polisi. Video itu diunggah oleh akun instagram @infokejadiandemak. Unggahan itupun langsung mendapat kecaman dari nitizen.

AYO BACA :Cerai dengan Suami, Wanita Asal Demak Aniaya Anaknya

Dikutip dari Suara.com, Senin (11/1/2021), perempuan dalam video itu mengaku bernama Agisti Ayu wulandari. Ia melaporkan ke Polres Demak karena kesal dangan sang ibunya.

"Mungkin diluar sana nitizen dan rekan rekan lagi ramai berita anak durhaka yang melaporkan ibunya sehingga terancam penjara. Perlu saya jelaskan mungkinkah seorang anak yang telah melahirkan  akan memenjarakan seorang ibu jika tidak keterlalun," ucap agisti dalam video.

Ia tidak menyebutkan alasan apa yang membuatnya tega melaporkan sang ibunda. Namun dari penelusuran SuaraJawaTengah.id, Agisti melaporkan ibunya karena kasus penganiayaan.

AYO BACA :Edarkan Sabu, Polres Kendal Tangkap Jaringan Kedungpane

"Saya tidak ingin membuka aib keluarga saya dan ibu saya. saya hanya ingin mencari keadilan, keadilan hanya ada di hukum, sehingga keadilan ini bisa saya dapatkan," katanya.

Agisti menyebut, beberapa berita yang disampaikan ibunya itu adalah berita bohong.

"Jangan malu untuk minta maaf karena menyebarkan berita bohong atau dusta," ucapnya.

"Sekali lagi saya Agisti ayu wulandari memohon maaf masyarakat indonesia, jika ada pemberitaan yang tidak berkenan di hati, saya tidak ingin membuka aib keluarga saya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada politisi Partai Golkar Dedi Mulyadi telah memediasinya. Namun Agisti tetap tidak akan menyabut laporannya ke Polisi.

"Untuk bapak Dedi Mulyadi yang telah mendamaikan, mohon maaf bapak saya tidak bisa mencabut, saya mencari keadilan," tegasnya. 

AYO BACA :Kesal Dinasihati, Pemuda Ini Malah Habisi Nyawa Ibu Kandung