wali_kota_salatiga_yuliyanto.jpg
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto (kiri) saat gelar rapat bersama forkopimda (dok humas)

SALATIGA, AYOSEMARANG.COM -- Wali Kota Salatiga Yuliyanto menginstruksikan instansi terkait untuk meningkatkan operasi yustisi dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2021.

Yuliyanto mengatakan, operasi yustisi yang melibatkan Satpol PP, TNI/Polri dan Dinas Perhubungan ini dimaksudkan untuk mengawasi aktivitas masyarakat di Kota Salatiga, khususnya dalam melakukan kegiatan ekonomi agar lebih ketat menerapkan protokol kesehatan. 

AYO BACA :Cegah Penyebaran Covid-19, Wali Kota Salatiga akan Pantau Orang dari Luar Kota

Sedangkan, untuk kegiatan masyarakat lainnya yang tidak bersentuhan langsung dengan perekonomian masyarakat agar bisa ditunda, ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (13/1/2021).

Yuliyanto menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup total kegiatan masyarakat selama pemberlakuan PPKM. 

AYO BACA :DPD BMI Jateng Diresmikan, Siap Lahirkan Kader-kader Hebat

Sesuaikan dengan karakteristik masyarakat di Kota Salatiga, supaya sektor perekonomian tetap berjalan, namun dengan tetap memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan. Kami tidak ingin, warga masyarakat yang sudah berusaha menggerakkan ekonominya selama Pandemi COVID-19 kembali terpuruk, imbuhnya.

Selain membatasi kegiatan masyarakat, Yuliyanto juga memerintahkan pihak terkait untuk menutup sementara tempat-tempat berkumpulnya warga seperti Lapangan Pancasila, Taman Bendosari, Taman Tingkir dan Taman Sidomukti. 

“Khusus untuk Lapangan Pancasila, Taman Bendosari, Sidomukti dan Tingkir yang tidak langsung menyentuh ekonomi masyarakat sementara ditutup dulu sampai tanggal 25 Januari 2021. Begitu pula untuk kegiatan masyarakat, termasuk hajatan. Hanya yang bersinggungan dengan ekonomi yang tetap berjalan namun diawasi lebih ketat dengan bantuan TNI dan Polri,” imbuhnya.

Rencananya, pelaksanaan operasi yustisi oleh Satpol PP  dibagi menjadi 4 regu di 4 wilayah kecamatan bersama Polsek dan Koramil setempat, termasuk petugas dari Dinas Perhubungan, akan dilaksanakan secara masif selama pemberlakuan PPKM.

AYO BACA :Jogo Tonggo jadi Upaya Warga Tambakboyo Cegah Penyebaran Covid-19