narkoba_polres_kendal.jpeg
Kasat Narkoba Polres Kendal AKP Agus Riyanto menunjukkan barang bukti sabu kepada tersangka RDW yang ditangkap saat transaksi di rumahnya di Kaliwungu. (edi prayitno/kontributor kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Polisi menangkap seorang pengedar sabu di wilayah Plantaran Kaliwungu Selatan Jumat (22/01/2021) saat hendak bertransaksi di rumahnya. RDW diamankan bersama barang bukti berupa tiga paket sabu di dalam almari pakaian. 

Tersangka kami tangkap di rumahnya karena ada laporan dari masyarakat kalau akan ada transaksi narkoba di rumahnya. Kami Lidik dulu kebenaran info tersebut dan hasilnya memang benar saat itu akan ada transaksi narkoba, kata Kasat Narkoba Polres Kendal, AKP Agus Riyanto.

Agus menjelaskan saat dilakukan penggeledahan, petugas membawa keluarga dan aparat RT untuk menyaksikan.  

Kami masuk ke rumahnya dengan disaksikan pihak keluarga dan aparat RT, petugas kami melakukan penggeledahan di kamarnya, jelasnya. 

AYO BACA :Pupuk Langka dan Mahal, Petani Kendal Wadul ke Anggota Dewan

Petugas kemudian masuk ke kamar tersangka dan menggeledah barang- barang milik tersangka.

Kami geledah lemarinya dan di situ kami temukan tiga paket sabu yang dibungkus dan diisolasi. Letaknya ada di tumpukan baju tersangka, ujarnya.

Agus mengatakan paketan sabu tersebut memiliki berat masing-masing 5 gram. 

Kami juga menemukan timbangannya dan uang Rp350 ribu, lanjutnya.

AYO BACA :Mayat Terbakar Ditemukan Dipinggir Jalan Pantura Langenharjo

Polisi masih mengembangkan kasus peredaran narkoba tersebut atas dasar keterangan dari tersangka yang mendapat barang dari seseorang yang berada di lapas Kedungpane Semarang.

Kami akan kembangkan kasus ini dan akan kami lidik lagi narkoba ini dari mana asalnya. Tersangka mengaku disuruh seseorang berinisial I yang berada di lapas Kedungpane, tambahnya.

Menurut keterangan tersangka, narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dari seseorang yang berada di dalam lapas Kedungpane. Orang tersebut menghubungi tersangka untuk mengambil barang di jalan Soekarno Hatta desa Ketapang kecamatan Kendal Kota. 

Saya dihubungi orang itu untuk ambil barang di Ketapang. Kemudian disuruh ngejualin ke seseorang bernama S yang merupakan teman orang itu. Orang itu posisinya di lapas Kedungpane, kata tersangka. 

Setelah mengambil paketan sabu, tersangka kemudian menghubungi S namun tidak ada respons. Tersangka kemudian membawa pulang paketan sabu dan menjual beberapa gram kepada orang lain. 

Saya sudah enam kali ini ngambilin barang dan ngejualnya. Saya sama sekali ngga dapat bayaran cuma saya ikut sedikit cicipin sabunya, pungkasnya.

Tersangka bakal dijerat Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

AYO BACA :Karang Taruna Kedunggading Pasok Darah di PMI Kendal