dirlantas_polda_jateng.jpg
Dirlantar Polda Jateng Kombes Pol. Rudy Syafirudin. (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Ditlantas Polda Jateng menanggapi serius wacana penegakan hukum berbasis elektronik Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk penilangan terhadap pengendara yang melanggar.

Dirlantar Polda Jateng Kombes Pol. Rudy Syafirudin mengatakan, Polda Jateng telah menyiapkan pilot project di tiga tempat yang sudah siap, yaitu Solo, Kota Semarang dan Banyumas.

Pilot project tersebut nantinya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pendapatan Daerah, ujarnya dalam keterangan tertulis yang didapat, Jumat (22/1/2021).

Untuk di Kota semarang sendiri, pihaknya telah memilik 3 CCTV ETLE yang akan segera di launchingkan bulan depan. Nanti akan kita kondisikan, barusan saja kita rapat dengan Pak Gubernur, beliau menyambut baik gagasan Kapolri tersebut dan menyampaikan jika bisa dijadikan suatu central Solo dan Semarang, Imbuhnya.

Dirlantas menambahkan, program tersebut otomatis bakal mengurangi adanya anggota yang membuat pelanggaran sekecil apapun. 

Seperti contoh yang ada di Kota Semarang, dalam survey sementara, tercatat ada sekitar 50-60 titik yang perlu dipasangi ETLE.

Dimana yang kita ambil adalah tempat rawan masyarakat melakukan pelanggaran lalu lintas seperti marka jalan, rambu-rambu, tidak pakai sabuk pengaman, melawan arus nah itu yang kita pasang ETLE, katanya.