mahfud_sodik1.jpg
Mahfud Sodiq, Ketua Komisi D DPRD Kendal. (edi prayitno/kontributor kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM - Bencana alam yang terjadi di Kendal menjadi perhatian utama dalam pembahasan di DPRD Kendal. Pasalnya beberapa daerah di Kendal masih menjadi langganan banjir, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Ketua Fraksi PKB yang juga Ketua Komisi D DPRD Kendal, Mahfud Sodiq mengatakan, adanya kejadian bencana di beberapa daerah pada musim penghujan saat ini, maka pemerintah daerah harus melakukan antisipasi secara dini.

Yaitu mulai menugaskan tim antisipasi bencana, pasalnya, beberapa wilayah kecamatan di Kendal masih menjadi langganan banjir. Selain itu kondisi alam, terutama wilayah pegunungan juga rawan terhadap bencana longsor. 

AYO BACA :Ada Pejabat Positif Covid-19 Usai Vaksinasi, Kemenkes: Isi Vaksin Adalah Virus Mati

"Kami mengakui pembangunan di Kendal cukup maju, namun tidak menampik adanya eksploitasi alam berdampak pada kerusakan yang bisa menimbulkan bencana," katanya.

Sedangkan terkait dengan penyebaran Covid-19, dikatakan bahwa penyebaran Covid-19 di Kendal masih cukup tinggi, sehingga RSUD dr Soewondo dan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kabupaten Kendal yang menjadi rujukan utama pasien Covid-19 di Kendal harus mendapat perhatian. 

Saat ini Kendal berada di peringkat ketiga kasus Covid-19 di Jawa Tengah. Untuk itu  DPRD perlu mengambil langkan dengan solusi yang konkrit terhadap keseimbangan antara kondisi perkembangan covid dan kesiapan pemerintah daerah terhadap menyikapi permasalahan ini. 

AYO BACA :Positif Covid-19, Doni Monardo Belum Divaksinasi

"Saat ini anggaran untuk RSUD dr Soewondo hanya untuk tiga bulan ke depan, padahal saat ini kondisi penyebaran Covid-19 terus meningkat, sehingga harus diantisipasi supaya penanganan pasien tidak berhenti di tengah jalan, maka perlu ada penambahan anggaran," jelasnya.

Menanggapi masukan tersebut, Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun mengatakan, potensi bencana alam, terutama bencana banjir masih menjadi ancaman yang serius di Kabupaten Kendal. Pasalnya di beberapa tempat masih menjadi langganan banjir. 

"Kami akan segera melakukan koordinasi dengan Pemda, terutama BPBD untuk mengantisipasi terjadinya bencana," ujarnya. 

Sedangkan terkait dengan kondisi pandemi Covid-19, pihak dewan akan meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 harus lebih aktif lagi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Juga Pemkab Kendal harus lebih meningkatkan pelayanan terhadap penanganan pasien Covid-19. 

"Memang kondisi pandemi saat ini masih mengkhawatirkan, maka pelayanan di rumah sakit harus disupport, seperti tenaga medis harus mendapat perhatian lebih," katanya.

AYO BACA :Hygeia, Pabrik Air Minum Kemasan Tertua di Indonesia ada di Kota Semarang