antikan-semarang-kawasan-kota-lama.jpg
Pengunjung saat mengunjungi Asemkawak (Ayosemarang.com/Vedyana)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Antikan Semarang Kawasan Kota Lama (Asemkawak) menjadi salah satu destinasi bagi para pecinta barang antik di Semarang.

Berlokasi di Galeri Industri Kreatif, belakang Gereja Blenduk, kawasan Kota Lama Semarang, berbagai barang-barang antik dipajang untuk di jual.

Seperti aneka keramik, benda-benda dari kuningan, hingga barang-barang jadul lainnya.

AYO BACA :Pandemi, Omzet Pedagang Barang Antik Kota Lama Turun

Salah satu pedagang, Untoro Subchi sedikit bercerita soal Asemkawak. Menurutnya, sebelum menjadi satu, para pedagang barang antik di Semarang menjual barang dagangannya di beberapa lokasi. Seperti di Kedungmundu, Gajahmada, dan Perbalan.

"Itu sekitar tahun 1988-an. Jadi ada beberapa tempat atau lokasi. Saat itu ya belum berkembang," ujarnya kepada Ayosemarang, Senin (1/2/2021).

Perkembangan barang-barang antik di Semarang, lanjut Untoro, mulai terasa di sekitar tahun 2000-an. Barang-barang antik mulai banyak peminat dan diburu pembeli.

AYO BACA :Selebgram Inisial AK Ditangkap Kasus Narkoba, Siapa?

"Nah di tahun 2011 itu mulai ada pembentukan komunitas untuk para pedagang baeang antik. Saat itu nama komunitasnya Komunitas Klithikan Kota Lama (Kokakola). Kemudian di 2014 ada Paguyuban Pedagang Barang Seni (Padangrani).

Sebelum ditempatkan di GIK, para pedagang barang antik tersebut menjual barang dagangannya di sekitar Taman Srigunting. Penertiban pun dilakukan Pemkot Semarang di tahun 2019.

"Nah sekarang namanya menjadi Asemkawak. Antikan Semarang Kawasan Kota Lama," katanya.

 

AYO BACA :Jasa Bongkar Rumah, Ngadiman Bisa Kumpulkan Barang Antik