kematian-nakes-jateng-turun-drastis.jpeg
Kepala DInkes Jateng, Yulianto Prabowo, menyebutkan angka kematian nakes akibat Covid-19 menurun berkat vaksinasi. (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan angka kematian tenaga kesehatan (nakes) akibat Covid-19 menurun berkat vaksinasi. Bahkan, penurunannya cukup drastis.

"Turun drastis, ya angka kejadian maupun angka kematiaannya sangat drastis," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo, Selasa (23/2/2021).

AYO BACA :Nakes Jateng yang Terpapar Covid-19 Menurun Usai Vaksinasi

Dia merinci, data Dinkes Jateng, nakes terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal per 1 Januari 2021-21 Februari 2021 untuk dokter 5 orang, perawat 5 orang, bidan, dan dokter gigi masing-masing satu orang. Sementara tren data nakes terkonfirmasi Covid-19 pelaporan 1 Januari-21 Februari mencapai 1.276 orang.

Yang mana, trennya terus menurun, misalnya pada 7 Februari-13 Februari ada 86 orang. Kemudian, 14 Februari-21 Februari ada 42 orang.

AYO BACA :Harga Emas Antam Naik Rp8.000, Jadi Rp938.000

Yuli menuturkan, saat ini hampir seluruh nakes di Jateng telah menjalani vaksin suntikan pertama. Adapun nakes yang belum divaksin semula menyisakan 10 persen karena faktor komorbiditas, usia, menyusui.

Namun adanya aturan baru membuat nakes bisa lebih longgar menjalani vaksin.  Artinya, nakes lansia, menyusui, hipertensi tidak lebih dari 180, dan lainnya, itu membolehkan nakes divaksin.

"Kurang lebih 1 persen (nakes Jateng yang belum vaksin. 1, 2 persenlah," ucapnya.

Nakes yang belum menjalani vaksin akan tetap divaksin. Bahkan mereka bisa bareng vaksin bersama para pelayanan publik sekarang. "Dibarengkan pelayanan publik, enggak papa," tandasnya.

AYO BACA :Vaksinasi Covid-19 Kedua Jateng Tertinggi di Indonesia