bupati-sragen-vaksinator-covid-19.jpg
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyuntikan vaksin kepada Kepala Bappeda Litbang Sragen Zubaidi di UPPK Sragen, Senin (22/2/2021). (Solopos/Tri Rahayu)

SRAGEN, AYOSEMARANG.COM -- Pemkab Sragen menggelar vaksinasi Covid-19 untuk para aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen, Senin (22/2/2021).

Vaksinasi Covid-19 ASN di Sragen diperuntukkan bagi 70 orang pejabat eselon II dan III yang terdiri atas Sekretaris Daerah (Sekda), staf ahli, asisten Setda, kepala dinas/badan, dan kepala bagian.

Selain itu, vaksinasi ini juga diperuntukkan bagi 45 legislator dan 15 orang aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan).

AYO BACA :Pemkab Sragen Pantau Kegiatan ASN Melalui GPS

“Alhamdulillah hari ini, saya bisa menjadi vaksinator untuk para Sekda, staf ahli, asisten, kepala dinas, dan kabag serta sekretaris dinas. Ya, ini vaksinasi kali pertama untuk ASN. Besok secara berturut-turut dilanjutkan untuk TNI, Polri, pegawai BUMD/BUMN, sampai ke pedagang. Ada tiga lokasi vaksinasi, yakni puskesmas, klinik, rumah sakit, dan pasar,” jelas Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dilansir Solopos.com, Selasa (23/2/2021).

Yuni, sapaan akrabnya, menyampaikan ada beberapa orang komorbid dan yang lainnya bisa ikut vaksinasi juga. Yuni mengaku memegang jarum suntik terakhir sebelum menjabat Bupati Sragen 2016 lalu.

Walaupun lama tidak pegang jarum suntik, Yuni ternyata masih lihai menyuntik. Menjadi vaksinator menjadi keinginan Yuni sendiri supaya menjadi kebanggaan bagi para ASN.

AYO BACA :Pengamat: Kualitas Demokrasi Era Jokowi Menurun

“Kalau Bupatinya sendiri yang menyuntik akan menjadi kenang-kenangan bagi mereka,” katanya.

Yuni menyampaikan vaksin datang mendadak pada Senin pukul 05.00 WIB. Yuni mendapatkan informasi kedatangan vaksin pada Minggu (21/2/2021) pukul 23.00 WIB.

Begitu mendapat kabar itu, Yuni memerintahkan petugas untuk langsung mengambil vaksin ke Semarang dan baru tiba pada Senin pagi.

“Usulan kami ada 33.177 orang sasaran tetapi data yang masuk dalam sistem baru 24.100 orang. Vaksin nanti datang bertahap sesuai dengan kedatangan vaksin dari Kementerian Kesehatan ke Jawa Tengah. Hari ini datang 10.000 dosis. Itu hanya untuk 5.000 orang. Kekurangannya datang secara bertahap,” katanya.

Petugas dari Balai Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dr. Sigit Armunanto, mengatakan pada Senin di wilayah Soloraya baru Sragen yang melaksanakan vaksinasi tahap II.

“Sragen ini berlari di saat daerah lain di Soloraya masih simulasi. Ini bermakna supaya pandemi segera berakhir. Yang bareng Sragen ada Pemprov Jateng dan Pati. Pelaksanaan vaksinasi di Sragen ini excellence,” katanya.

AYO BACA :Duh, Kuburan China di Sragen jadi Jujugan untuk Mesum