waktu-imsakiyah-jateng-berbeda.jpeg
Ganjar Pranowo saat rapat bersama membahas rencana bulan Ramadan bersama Forkompinda Jateng. (dok)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Musta'in Ahmad mengatakan, ada satu perkara yang sekiranya akan jadi persoalan saat bulan Ramadan, yakni perbedaan waktu Imsakiyah.

Menurut Musta'in, Ramadan tahun ini unik, sebab untuk penentuan hari pertama puasa akan sama. Namun yang berbeda adalah jadwal imsakiyah.

AYO BACA :Jelang Ramadan, Stok Bahan Pangan di Semarang Aman

"Muhammadiyah telah menetapkan waktu imsak hari pertama puasa itu pukul 04.22, sementara Kemenag mengeluarkan jadwal waktu imsak pada pukul 04.14," kata Musta'in, dalam rapat persiapan bulan Ramadan di Gradhika Bhakti Praja, Rabu (7/4/2021).

Beda waktu imsak, lanjut dia, terpaut 8 menit. Perbedaan itu harus disosialisasikan agar masyarakat paham dan tidak menimbulkan gejolak.

AYO BACA :Popda Jateng 2021 Motede Hybrid, 8 Cabor Digelar Virtual

"Ini harus disosialisasikan, jangan sampai nanti timbul persoalan," ucapnya.

Laporan Kakanwil Kemenag itu cukup menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurut Ganjar, biasanya perbedaan itu terjadi pada penentuan awal puasa, sementara saat ini perbedaannya justru terjadi pada waktu imsak.

"Ini hal baru, dan penting bagi kita semua memahami. Sosialisasi harus dilakukan agar masyarakat menyadari," katanya.

Ganjar juga akan menggelar rapat khusus membahas perbedaan waktu imsakiyah itu. Dia meminta Biro Kesra mengundang MUI, Kemenag, dan Ormas Islam untuk membahas permasalahan ini.

"Biar semua enak, nanti pelaksanaan di lapangan enak. Kita tindaklanjuti masukan dari rapat ini," tutupnya.

AYO BACA :Ramadan 2021, Remaja Masjid Sekayu Gelar Tadarus Keliling