img-20210426-wa0071.jpg
Suasana Kampung Jawi (dok)

GUNUNGPATI, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah menu tradisional yang dikemas dengan sederhana menjadi sajian istimewa berbuka puasa di Angkringan pinggir kali Kampung Jawi. Angkringan Kampung Jawi terletak di Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Semarang.

Sebut saja, Sego Kluban, Sego Koyor, Garang Asem, Sego Megono, Pecel, aneka Sate, Kupat Tahu, dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, berbagai jenis minuman juga banyak ditemui seperti es campur, bajigur, wedang jahe, wedang uwuh, es teh, es jaipong, es temulawak, es legen dan lainnya yang bisa dinikmati dengan harga terjangkau.

AYO BACA :Eksistensi Bubur Tujuh Rupa di Saat Ramadan, Banyak Dicari Cocok untuk Buka Puasa

Siswanto, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Jawi mengatakan, di bulan Ramadan kali ini, menu Gendar Pecel banyak diminati penunjung untuk berbuka puasa ataupun kudapan malam hari di Angkringan Kampung Jawi.

Dari pantauan kami, Gendar Pecel paling banyak diminati. Menu kedua Sego Koyor. Untuk minuman, Wedang Rempah jadi paling banyak diminati, ujarnya kepada ayosemarang.com, Senin 26 April 2021.

Adapun di setiap porsi Gendar Pecel di Angkringan Kampung Jawi tak jauh berbeda dengan Gendar Pecel pada umumnya. Mulai ada gendarnya, sayuran yang di siram sambel kacang. Namun demikian, penambahan sate keong menjadi pembeda di kudapan Gendar Pecel di Angkringan Kampung Jawi.

AYO BACA :Nikmati Nuansa Tradisional Saat Berbuka Puasa di Angkringan Kampung Jawi

Nggak jauh beda dengan Gendar Pecel yang sering di temui di Semarang. Ada Gendarnya, sayurannya, sambal kacangnya. Tapi di sini ada sate keongnya. Dan keongnnya ini juga lokal dari Kampung Jawi. Kita sajikan di atas piring lidi beralaskan daun pisang, imbuhnya.

Sementara untuk Sego Koyor, lanjut Siswanto, berisikan nasi yang diberi irisan kikil, orek tempe, yang diguyur kuah santan kental. Dalam sehari, Gendar Pecel dan Sego Koyor bisa terjual lebih dari 100 porsi. Untuk harganya, relatif terjangakum kedua menu favorit itu bisa dinikmati pembeli dengan merogoh kantong sekitar Rp6.000 hingga Rp10.000 saja., katanya.

Sementara untuk menu minuman, wedang rempah menjadi yang paling disukai pengunjung. Siswanto menjelaskan, dalam setiap gelas Wedang Rempah, terdapat sedikitnya 14 macam rempah-rempah. Sehingga saat diminum, memiliki cita rasa yang khas.

Jahe Rempah jadi favorit. Ramadan ini penjualannya stabil. Ada kurang lebih 14 rempah-rempah di wedang rempah Kampung Jawi. Mulai jahe, kunir, sereh, kapulaga, cabaipuyang, cengkeh, kencur, dan lainnya. Haraganya cuman Rp9 ribu, terangnya.

AYO BACA :Resep dan Cara Mudah Membuat Ketupat Lebaran