tips-kelola-thr.jpg
Ilustrasi THR (Shutterstock)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Ramadan harusnya menjadi waktu yang tepat untuk menekan pengeluaran karena intensitas makan dan jajan berkurang dari hari-hari biasa.

Faktanya, hasil survei yang dilakukan OVO Market Research menemukan 6 dari 10 orang mengaku sulit mengatur keuangan selama Ramadan, dan malah cenderung lebih boros.

Perencana keuangan, Lolita Setyawati mengatakan, banyak orang melakukan kesalahan dalam mengatur uang saat Ramadan. Salah satunya adalah tidak membuat perencanaan atau anggaran dan tidak melakukan pencatatan pengeluaran.

"Tidak hanya itu saat Ramadan ditemukan banyak orang mudah tergoda keinginan dibanding mengutamakan kebutuhan," katanya, dikutip dari suara.com, Selasa 4 Mei 2021.

AYO BACA :Jangan Habiskan THR Agar Tak Menyesal

"Lalu ada juga menggunakan sumber dana yang tidak sesuai peruntukkan misalnya untuk dana darurat, ditambah berhutang demi gaya hidup Ramadhan; dan tidak membuat skala prioritas," ujar Lolita.

Selain itu Lolita juga mengingatkan selama Ramadan, ada kebutuhan tambahan yang seharusnya menjadi perhatian.

Kebutuhan ini sering disebut juga dengan pengeluaran khas Ramadan, seperti biaya mudik, zakat, memberikan THR pada yang bekerja dengan kita, memberikan bingkisan baik keluarga maupun kerabat.

"Banyak faktor yang membuat pengelolaan keuangan melenceng dan harus disiplin membagi antara pos penting, cukup penting dan tidak penting," ungkapnya.

AYO BACA :Warga Karanganyar Boleh Salat Id di Lapangan dan Masjid, Ini Syaratnya

Sehingga agar tidak boros selama Ramadan, bahkan dana Tunjangan Hari Rata (THR) agar sesuai peruntukan dan tidak melenceng, berikut beberapa saran Lolita:

-Buatlah daftar prioritas sesuai kebutuhan.

-Siapkan dana ekstra untuk kebutuhan tambahan.

-Belanja di awal atau dicicil sebelum bulan Ramadan.

-Buatlah menu sahur dan buka puasa untuk menghindari pembelanjaan makanan yang impulsif.

AYO BACA :Perhatikan, Begini Cara Menghitung THR Bagi Karyawan