winner_ayonetizen.jpg

AYOSEMARANG.COM -- Halo, setiap tanggal 5 awal bulan akan ada pengumuman netizen dengan tulisan terpopuler di Ayo Netizen.

Selamat untuk 3 netizen yang tulisannya terpopuler di edisi April 2021. Pemenang akan dihubungi oleh tim Ayosemarang.com melalui nomor telepon atau surel. Ingat, segala bentuk kecurangan maupun plagiarisme akan ditindak tegas oleh pihak Redaksi Ayosemarang.com.

Penghargaan Setiap bulan Ayosemarang.com akan memberikan hadiah bagi 3 tulisan terpopuler, dengan perincian sebagai berikut:

Terpopuler Pertama: Rp300.000

Terpopuler Kedua: Rp200.000

Terpopuler Ketiga: Rp150.000

Penghitungan jumlah pembaca sepenuhnya melalui mesin pengelola dan hak redaksi. Keputusan pemenang tidak bisa diganggu gugat.

Pemenang akan dihubungi via WhatsApp. Berikut penulis-penulis dengan tulisan terpopuler edisi April 2021:

1. Menyoal Menjadikan Pemirsa Pelengkap Penderita (Gunawan Witjaksana)

Saat ini banyak orang bertanya-tanya, pemirsa televisi itu sebenarnya dimanjakan, atau justru dijadikan pelengkap penderita?
Pertanyaan yang kalau lihat kenyataan memang sangatlah logis. Banyak contoh yang makin nyata. Baru enak- enaknya pemirsa menyaksikan adegan sinetron yang menegangkan misalnya, tiba- tiba tanpa nyambung beberapa pemerannya menawarkan produk tertentu. Bahkan yang aneh sinetron laga yang berlatarbelakang sejarah pun ikutan demikian.

2. Good Looking Belum Tentu Good Attitude (Dwi Nur Laeli)
Good looking memang diuatamakan, tetapi good attitude tidak bisa dibandingkan. Zaman sekarang berlomba-lomba menjadi good looking tetapi lupa akan good attitude. Tidak perlu insecure terhadap seseorang yang good looking karena mereka belum tentu good attitude, tetapi yang good atittude sudah pasti akan good looking. Kesan pertama kepada seseorang memang suatu hal yang pertama dilihat untuk bisa menilai orang dalam sekilas, namun penampilan tidak bisa sepenuhnya mencermikan diri seseorang.

3. Tarik Ulur Mudik Lebaran (Pudjo Rahayu Risan)

Seorang teman, ngeledek, “Pengusaha bis antar kota antar propinsi, pengusaha travel dan pengusaha rental kendaraan roda dua dan empat, kena ‘prank’ oleh menteri perhubungan”.  Ledekan ini disebabkan pernyataan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang menyatakan pemerintah tidak akan akan melarang masyarakat  untuk mudik pada lebaran 2021. Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Selasa (16/3/2021), yang membahas sejumlah hal, salah satunya kesiapan transportasi untuk arus mudik dan arus balik Lebaran 2021.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.