rob1.jpg
Genangan air pasangan atau rob yang menerjang wilayah Kelurahan Bandengan dan Karangsari Kecamatan Kendal. (Edi Prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Ratusan rumah di Kelurahan Bandengan dan Karangsari Kecamatan Kendal sudah sepekan terdampak banjir rob.

Air pasang tidak hanya menggenangi sejumlah ruas jalan, namun masuk hingga ke dalam rumah warga.

Rob yang terjadi sore hari ini membuat aktivitas berbuka puasa warga terganggu, bahkan sejumlah musala ikut tergenang sehingga tidak bisa digunakan untuk salat magrib dan tawarih.

AYO BACA :Taati Larangan Bukber, PDAM Tirto Panguripan Sambangi Panti Asuhan Serahkan Santunan

Salah satu warga Kelurahan Bandengan Sri Supriati, mengatakan sebagai daerah yang berada di pesisir pantai langganan rob.

“Namun rob kali ini termasuk paling besar dibanding dengan tahun sebelumnya. Biasanya di rumahnya air sampai di teras namun kali ini sampai masuk dalam rumah,” katanya.

Meski rumah warga sudah banyak yang ditinggikan lantainya, namun banjir rob tetap saja menggenangi rumah hingga 50 cm.

AYO BACA :Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemudik Masuk Kendal Diminta Tes Antigen

Sri Suprati yang juga anggota DPRD Kendal sudah meminta pada DPUPR agar diusulkan untuk menanggulangi rob yang selama ini terjadi hampir tiap bulan.

“Sampai sekarang juga belum ada tindak lanjutnya, saya memohon pemerintah dan dinas terkait bisa segera mengusulkan anggaran untuk mengatasi rob tersebut,” imbuhnya.

Sementara warga yang rumahnya terendam setinggi lutut orang dewasa, Sarimi mengatakan rob kali ini sangat besar sehingga kalau buka puasa di atas tempat tidur.

“Bulan puasa ini rob nya tinggi sekali. Datangnya pasti menjelang berbuka puasa sehingga warga tergnggu sat berbuka puasa. Kadang harus makan di atas tempat tidur karena air rob menggenangi seluruh ruangan di rumah,” jelasnya.

Sama halnya dengan Sudarso, yang mengaku terganggu dengan banjir rob di waktu sore hingga malam hari.

“Saya meminta pemerintah tanggap aatas penderitaan warga, sebab saat ini banyak pembangunan perumahan yang berdampak pada saluran air tidak lancar sehingga akan memper parah rob,” ungkapnya.

AYO BACA :Baznas Kendal Sebut 87 % ASN Kendal Sudah Berzakat