gunawan-witjaksana.jpg
Gunawan Witjaksana, Dosen dan Ketua STIKOM Semarang. (dok)

 

Kita perlu mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang yang menciptakan sistem aplikasi manajemen berbasis elektronik terintegrasi antara humas dan pewarta yang dinamai sambel tempe.

Bukan saja aplikasi dengan segala manfaatnya yang perlu kita apresiasi, namun pemilihan nama sambel tempe pun perlu kita acungi jempol.

Nama kuliner sambel tempe yang merupakan lauk pauk sederhana, enak, namun familier di Semarang khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya, ketika dipilih menjadi nama aplikasi tersebut tentu akan menjadikannya sangat familier.

Keyword( kata kunci) sambel tempe yang digunakan pemerintah kota  Semarang dalam menamai aplikasi manajemen informasi terintegrasi tersebut diharapkan aplikasinya sefamilier namanya, sehingga aplikasi tersebut sangat membantu wartawan dalam menggali berbagai informasi, sekaligus bersimbiosis mutualistis dengan informatifnya berbagai kebijakan pemerintah kota Semarang dengan masyarakatnya.

Selain itu, capaian berbagai prestasi yang selama ini diperoleh pemerintah kota Semarang khususnya, serta kota Semarang pada umumnya, akan makin banyak perolehannya, dan tujuan akhirnya tentu kemajuan serta peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Pertanyaannya, bagaimana memaksimalkan aplikasi tersebut, utamanya dalam menetralisir berbagai Informasi sesat utamanya melalui berbagai media sosial ( medsos), yang secara teknis sulit kita bendung?

Aktualitas, kecepatan, dan kemanfaatan

AYO BACA :Wali Kota Semarang Luncurkan Aplikasi Sambel Tempe, Perkuat Sinergi dengan Wartawan

Dari sisi jurnastik , tentulah aktualitas informasi yang tersaji perlu menjadi perhatian utama. Dengan demikian informasi yang tersaji tidak kalah aktual dibanding berbagai informasi yang berseliweran. Selain itu, tentu aspek relevansi dengan kebutuhan dan kepentingan audience, sekaligus aspek kemanfaatannya juga menjadi skala prioritas. 

Dengan cara itu maka prinsip good news is good news and useful news, akan mampu menandingi prinsip bad news is good news yang banyak juga diyakini serta dipraktekkan para jurnalis, utamanya para jurnalis dadakan dan amatir.

Upaya pemerintah kota Semarang dalam menciptakan aplikasi sambel tempe, tentu  juga sesuai dengan UU No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi, sekaligus memudahkan para pewarta dalam memperoleh berbagai informasi yang akurat, relevan, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.


\nCukup Informasi
\nMelalui aplikasi tersebut para pewarta memperoleh cukup informasi yang menarik, aktual dan bermanfaat. Bila demikian, masyarakat pun akan ikut menaruh perhatian  terhadap berbagai sajian media mereka, sehingga diharapkan masyarakat akan menjadi cukup informasi ( well informed), utamanya informasi yang aktual, menarik, serta bermanfaat, sekaligus guna mengimbangi berbagai informasi sesat serta membingungkan yang mereka terima dari berbagai medsos yang tidak mungkin mereka hindari.

Akhirnya, kita perlu sekali lagi mengapresiasi pemerintah kota Semarang,yang meskipun berbagai prestasi telah diraih, namun tetap terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para stake holders nya, dan tujuan akhirnya tentu kemajuan serta terus meningkatnya kesejahteraan masyarakatnya.*

-Penulis, Drs Gunawan Witjaksana MSi, Dosen dan Ketua STIKOM Semarang. 

 

 

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.