whatsapp_image_2021-06-20_at_11.58.41.jpeg
Gubernur Ganjar Pranowo gowes menuju RSUD Kota Salatiga untuk meninjau kesiapan penanganan dan antisipasi lonjakan pasien covid19 di Kota Salatiga. Minggu 20 Juni 2021 (dok Humas Pemprov Jateng)

SALATIGA, AYOSEMARANG.COM -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pasien Covid-19 yang melakukan isolasi untuk nge-vlog.

Bukan tanpa tujuan, permintaan Ganjar Pranowo tersebut dimaksudkan agar masyarakat di luar sana mendapat edukasi bahaya Covid-19 dari para pasien yang menjalani isolasi.

Dengan demikian, Ganjar Pranowo berharap masyarakat bisa mengerti bahaya Covid-19 dan menghindari hal-hal yang bisa memperluas penyebarannya.

AYO BACA :Pasar Darurat Leles Garut Ludes Terbakar

Kita minta mereka untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat karena di antara mereka ada yang dari klaster kerja, ibadah, dan ada dari keluarga. Saya berharap mereka bisa bercerita, saya minta ngevlog agar bisa mengedukasi masyarakat, katanya saat mengecek kesiapan RSUD Salatiga dan tempat isolasi terpusat di kompleks Wisma Widya Graha LP3S Sinode Salatiga, Minggu 20 Juni 2021.

Video yang dibuat oleh para pasien yang sedang menjalani isolasi tersebut diminta untuk diunggah ke media sosial. 

Ganjar juga secara langsung meminta kepada para penyintas agar menjadi agen untuk sosialisasi protokol kesehatan di lingkungannya.

AYO BACA :Tim Sepak Bola PON Jateng Optimistis Raih Emas

Saya minta, teman-teman ini kalau sudah sehat agar menjadi petugas (agen) untuk mengingatkan mereka yang tidak taat prokes, ujarnya.

Sebelum mengunjungi tempat isolasi terpusat, Ganjar didampingi Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris menyempatkan mampir di RSUD Salatiga. Di rumah sakit tersebut tingkat keterisian ruang isolasi sudah mencapai 91 persen dan ruang ICU penuh. Dinas Kesehatan Kota Semarang dan pihak RSUD sudah siap mengkonversi gedung rawat inap VIP yang terdiri atas tiga lantai untuk dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan intensif. Untuk ruang ICU rencana akan ditambah enam kamar.

Adapun untuk tempat isolasi terpusat, selain Wisma Widya Graha LP3S Sinode juga disiapkan tempat di kompleks Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah di Jalan Hasanudin Salatiga.

Menurut Ganjar, Program Jogo Tonggo di Kota Salatiga yang berjalan cukup bagus. Bahkan saat ini telah banyak ide-ide kreatif dan inovatif yang muncul dalam Jogi Tonggo.

Ide-ide kreatif dan inovatif itu menunjukkan masyarakat saling peduli, saling gotong royong dan jangan sampai ada stigmatisasi kepada mereka yang sakit karena mereka sakit itu butuh bantuan. Cuma prosedurnya saja, maskernya jangan dilepas. Ke mana-mana pakai masker. Kerumunan hindarkan semua. Kalau toh harus berkerumun maskernya jangan dilepas, segera pulang. Itu pesan saya, katanya.

AYO BACA :Sudah Darurat, Kasus Aktif Covid-19 Indonesia di Atas Rata-rata Dunia