photo-2021-06-23-10-27-02.jpg
Zulfa Dinar Sekar Putri, mahasiswa UPGRIS yang sukses merintis usaha di masa pandemi (dok)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Pandemi Covid-19 tidak menghalangi seseorang terutama generasi muda untuk merintis usaha rumahan.

Zulfa Dinar Sekar Putri menjadi salah satu anak muda kreatif dengan merintis usaha rumahan di tengah masa pandemi Covid-19 walaupun saat ini ia juga masih menempuh pendidikan di Universitas PGRI Semarang. 

Perempuan kelahiran  21 September 2000 ini menuturkan, awal dirinya terpikir untuk membuka usaha rumahan yaitu karena ia memiliki jiwa pengusaha sejak SMA.
\nAwalnya dia menjual berbagai produk melalui online shop dan untuk mengisi waktu luang.
\nSaat pandemi seperti ini ia berinisiatif untuk menjual suatu produk yang dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari yang dilakukan orang-orang dirumah yaitu dengan menjual celana kolor, daster dan babydoll.

Usaha yang dirintis sejak awal pandemi hingga saat ini berjalan dengan baik. Saat ini ia sudah memiliki kurang lebih 100 reseller yang bergabung dalam usaha rumahan miliknya. 

“Alhamdulillah semakin ke sini model baju tambah banyak dan reseller juga meningkat” tuturnya.

AYO BACA :Mahasiswa USM Bantu Masyarakat Pasarkan Ayam secara Online

Untuk mempromosikan bisnisnya, Zulfa memanfaatkan sistem online dan offline.
\nUntuk sistem online, ia mempromosikan melalui media sosial instagram, WA, dan shopee, Ia juga di bantu promosi oleh teman-temannya yang menjadi seorang selebgram.

Sedangkan untuk offline, ia membuka home store dengan nama kolor.murahh dan setiap hari minggu pagi ia membuka store di pusat monumen kota dengan target masyarakat yang sedang melakukan kegiatan olahraga pagi.

Zulfa juga menawarkan produknya pada orang terdekat, seperti tetangga maupun teman sekolah dan kuliah. 

“Saya menawarkan produk pada orang-orang terdekat, seperti tetangga, teman kuliah dan rekan kerja kakak saya, Untuk pemesan yang rumahnya masih satu daerah saya akan menawarkan  sistem COD dan untuk pengirimiman luar daerah dapat melalui kurir, ujarnya.

Walaupun baru memulai bisnis di awal pandemi ia sudah mendapatkan hasilnya dilihat saat ini  ia sudah mempunyai modal sendiri untuk memproduksi baju tersebut.

AYO BACA :Mahasiswa Kampus Mengajar Tunjukan Cara Menguji Makanan Berbahaya kepada Siswa SD

“Keutungan yang didapat saat ini aku tabung dan saat ini sudah memiliki modal sendiri”. tuturnya.

Melihat peluang yang besar di masa pandemi Covid-19, ia memutuskan untuk mengembangkan bisnisnya ini.

Ia yakin jika usahanya ditekuni maka akan memberikan hasil yang sangat luar biasa. Ketekunan dilakukan dengan pandai-pandainya seseorang membagi waktu antara berjualan dan pendidikan.

“Tapi paling utama kita pentingkan pendidikan ini hanya untuk mengisi waktu luang saja dan menambah pengalaman berusaha”. tuturnya.

Oleh karena itu, alangkah baiknya kita sebagai generasi muda dapat belajar dari pengalaman yang sangat memotivasi ditengah wabah pandemi Covid-19 ini untuk menjadi pemuda yang mampu berpikir maju, kreatif, bekerja keras dan mandiri.

Penulis: Aliefia Arina Rahmawati, Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS)

AYO BACA :Mendorong Warga Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.