program-rpl-upgris.jpg
RPL UPGRIS dapat memberikan kesempatan bagi para siswa atau mahasiswa yang sudah memiliki pengalaman kerja dapat penghargaan akademik. (dok)

SEMARANG TIMUR, AYOSEMARANG.COM -- Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjadi salah perguruan tinggi yang diberi kepercayaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk melaksanakan program Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Rektor UPGRIS, Dr Muhdi mengatakan, dengan adanya RPL UPGRIS dapat memberikan kesempatan bagi para siswa atau mahasiswa yang sudah memiliki pengalaman kerja dapat penghargaan akademik.

“Upaya ini untuk mendorong bagi generasi muda Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Serta mampu bersaing dengan negara lain. Semoga ke depan para mahasiswa program RPL lebih mendat kesempatan jenjang karir yang baik," ujarnya, Jumat 9 Juli 2021.

AYO BACA :Sepuluh Mahasiswa UPGRIS Sukses Ikuti Program Transfer Kredit Internasional

Ada 5 program studi program RPL di UPGRIS. Program studi Bimbingan dan Konseling (BK), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).

"Bantuan pendidikan hanya untuk 4 prodi tersebut. Akan tetapi, Program studi yang lain juga dibuka program RPL akan tetapi tidak mendapat bantuan pendidikan," imbuhnya.

Wakil Rektor I UPGRIS Dr Sri Suciati menjelaskan program ini sangat bermanfaat bagi lulusan SMA atau sederajat yang memiliki pengalaman kerja untuk dapat melanjutkan pada program Sarjana.

AYO BACA :Mengenal Masa Inkubasi Covid-19, Berapa Lama?

“Lulusan D1/D2/D3 atau pernah mengikuti kuliah di Perguruan Tinggi tetapi tidak selesai yang memiliki pengalaman kerja untuk dapat melanjutkan pada program Sarjana. Lulusan Sarjana dan pernah mengikuti kuliah pada program Magister tetapi tidak selesai, baik yang memiliki pengalaman kerja maupun yang tidak untuk dapat melanjutkan pada program Magister,” ucapnya.

Adapun mekanisme  program RPL di UPGRIS, calon mahasiswa melakukan konsultasi dengan unit atau tim RPL. Kemudian calon mahsiswa menyiapkan dokumen portofolio yang relevan dengan capaian hasil belajar prodi yang dituju.

Pihak UPGRIS akan melakukan pemeriksaan dan validasi dokumen dan melakukan asesmen kepada calon. UPGRIS menetapkan jumlah SKS atau mata kuliah yang diakui dan harus ditempuh oleh calon mahasiswa.

Calon mahasiswa yang sudah memenuhi syarat kemudian mengikuti pendidikan formal pada prodi yang dituju hingga lulus mendapatkan ijazah.

AYO BACA :Fakultas Hukum UPGRIS Berikan Edukasi Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak