kritikan-bem-unnes.jpg
Unnes membuat pernyataan bahwa unggahan yang dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ketua DPR Puan Maharani bukanlah atas kehendak Unnes secara lembaga. (Istimewa)

GUNUNGPATI, AYOSEMARANG.COM -- Akhirnya Universitas Negeri Semarang (Unnes) angkat bicara terkait dengan gemparnya kritikan Badan Eksekutif Mahasisa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Unnes terhadap kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dan Ketua DPR Puan Maharani.

Melalui siaran pers yang ditandatangani Kepala UPT Pusat Humas Unnes Muhammad Burhanudin, Unnes menyatakan jika pernyataan tersebut tidak ada hubungannya dengan universitas. Pernyataan itu disampaikan secara poin yang berjumlah 4 buah.

AYO BACA :Adanya Tuduhan Plagiasi Disertasi Rektor UNNES, Burhanudin: Persoalan Sudah Clear

"Pernyataan yang disampaikan tersebut merupakan pernyataan internal BEM KM Unnes dan tidak mewakili pernyataan resmi Unnes," tulis siaran pers tersebut pada poin pertama.

Selanjutnya pada untuk poin kedua, Unnes menyatakan jika pihaknya menghargai kebebasan berpendapat mahasiswa dengan tetap memperhatikan etika dan nurani.

AYO BACA :Stay Bright Package, Menginap di HARRIS Hotel Sentraland Semarang Gratis Makan Malam

Unnes juga menyayangkan jika unggahan-unggahan di media dosial yang bernuansa penghinaan dan ujaran kebencian yang dialamatkan kepada kampus ini. Oleh karena itu, Unnes melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan pun berjanji akan melakukan pembinaan pada BEM Unnes.

"Unnes akan melakukan pembinaan pada BEM Unnes untuk melakukan unggahan edukatif dan menghindari unggahan yang bernuansa penghinaan dan ujaran kebencian," kata poin berikutnya.

Sebelumnya BEM KM Unnes menjadi bahan perbincangan karena mengkritik petinggi negeri ini dengan sebutan satir melalui unggahan media sosial baik Twitter maupun Instagram. Dalam unggahannya BEM KM Unnes menyebut Jokowi sebagai The King of Lip Service, Ma'ruf sebagai The King of Silent, dan Puan sebagai The Queen of Ghosting.

 

 

AYO BACA :Dari 43.359 Peserta, 3.873 Lulus SBMPTN Diterima di Unnes Semarang