dpks-pendidikan-berkualitas-dan-bermutu.jpeg
Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu. (Ayosemarang.com/Audrian Firhannusa)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) berencana gandeng sejumlah pihak, sebagai salah satu langkah memajukan kualitas dan mutu pendidikan di Semarang.

Ketua DPKS, Dr Drs Budiyanto mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan semua potensi yang ada untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu.

AYO BACA :Tanamkan Jiwa Handarbeni Pariwisata kepada Siswa, SMP N 38 Semarang Deklarasi Sekolah Duta Wisata

"Tentunya dibutuhkan kerja keras semua pihak, dan DPKS siap mengkonsolidir seluruh potensi untuk mendukung, merealisasikan gagasan yang diharapkan pak Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam memajukan pendidikan," ujarnya, dalam keterangan yang didapat, Sabtu 10 Juli 2021.

Saat ini, lanjutnya, DPKS sedang melakukan identifikasi dan menggodok sejumlah masukan dari masyarakat. Yang mana nantinya akan dipadukan dengan hasil keputusan rapat kerja (raker) DPKS.

AYO BACA :Kasus Covid-19 Harian di Wonosobo Tembus 200 Orang, Diduga Karena Varian Delta

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Propinsi Jawa Tengah Prof Dr Rustono menambahkan, langkah DPKS untuk mengelola seluruh potensi yang ada di Semarang dalam mendukung gerakan peningkatan kualitas dan mutu pendidikan patut diapresiasi.

"Beberapa langkah bisa dilaksanakan DPKS untuk mewujudkan hal itu. Diantaranya, menetapkan tolok ukur potensi pendukung pendidikan yang bermutu untuk dijadikan acuan dewan pendidikan dalam menyusun materi rekomendasi untuk disampaikan kepada  Wali Kota Semarang," katanya.

Adapun tolak ukur yang dimaksud, meliputi  instrumen instrumen pendidikan yang bermutu, dukungan keluarga, kurikulum, proses pembelajaran, guru, tenaga kependidikan dan manajemen pendidikan, layanan pendidikan, lingkungan pendidikan, sarana prasarana, evaluasi, prestasi peserta didik dan satuan pendidikan serta produk atau lulusan yang bermutu.

"Jadi sejatinya mutu dan kualitas pendidikan tidak pernah final, karena cakupannya sangat luas sekali, menyentuh aspek fisik dan nonfisik, dewan pendidikan tidak boleh berhenti  berinovasi dalam upaya turut serta mewujudkan pendidikan yang bermutu," ucapnya.

AYO BACA :Pemkot Semarang Tunjuk 40 Sekolah Jalankan Program Sekolah Swasta Gratis