whatsapp_image_2021-07-11_at_13.00.522.jpg
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Laksanakan Hening Cipta 60 Menit di kediaman masing-masing. Hening cipta ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas. (Dok UIN Walisongo)

NGALIYAN, AYOSEMARANG.COM - Kendati melaksanakan KKN mandiri di kediaman masing-masing, namun peserta KKN UIN Walisongo Semarang tetap melaksanakan instruksi Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas untuk melaksanakan Hening Cipta Indonesia selama 60 menit.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang, M. Rikza Chamami mengajak agar semua mahasiswa KKN Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah (MIT-DR) ke-12 ikut serta dalam hening cipta ini.

"Doa ini sangat penting untuk mengetuk pintu langit agar Indonesia segera normal dan pandemi Covid-19 berakhir di Indonesia. Ada 62 ribu saudara kita yang meninggal dari 2,38 juta kasus covid-19 maka kita butuh doa ini," ungkapnya pada Sabtu 10 Juli 2021.

AYO BACA :Rayakan Dies Natalis ke-40 UPGRIS, Fakultas Hukum Gelar Webinar Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak dalam Penyiaran

Alhasil sebanyak 675 mahasiswa KKN yang tersebar di 17 Provinsi dan 77 Kabupaten/Kota se-Indonesia mengikuti hening cipta tersebut. Diharapkan dapat menjadi perantara dikabulkannya doa terbaiknya.

"Semua mahasiswa sudah ingin kuliah offline, begitu pula dosen sangat ingin kuliah tatap muka," ujar dosen Prodi Manajemen Pendidikan Islam asal Kudus ini.

Tapi itu semua, lanjutnya, sangat tidak mungkin jika pandemi masih berlangsung bahkan lebih ganas. Rikza mewakili UIN menyampaikan jika universitasnya mendoakan yang terbaik untuk para tenaga kesehatan, relawan, masyarakat dan semua yang telah gugur selama Covid-19 ini.

AYO BACA :Tahun Ini, Unika Luncurkan 5 Buku Karya Mahasiswa

Untuk itu juga Rikza berharap semua pihak segera ikut program vaksinasi agar mempercepat laju normalitas bangsa ini. Termasuk disiplin menjaga protokol kesehatan menjadi kunci penting di era pandemi dan PPKM Darurat.

"Mudah-mudahan kontribusi doa dalam Hening Cipta Indonesia ini mampu membuka pintu langit dan Allah segera kabulkan doa kita semua" pungkasnya

Salah seorang Koordinator Kelompok 07 KKN MIT-DR ke-12, Fitria Soefiyani yang berada di Desa Karanganyar Purbalingga Jawa Tengah, sepakat dan antusias mengkoordinir anggotanya untuk doa bersama.

"Sejenak meluangkan waktu untuk berdoa atas keselamatan masyarakat yang terpapar Covid-19 adalah bagian dari bentuk kepedulian kita sesama manusia," jelasnya melalui aplikasi Google Meet.

Kematian Rian Yuliandi mahasiswa KKN UIN Walisongo yang ada di Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau juga ikut dengan khusyu’ mengikutinya. Ia berkisah ada beberapa teman medsos bertanya langsung ke dia.

“Apa itu hening cipta, lalu saya jelaskan singkat, 10 Juli adalah Hari Hening Cipta Indonesia, jika kita perhatikan dengan peristiwa saat ini kita sedang dilanda pandemi covid, dan mari kita mengheningkan cipta untuk Indonesia agar lekas pulih dan membaik” ungkap Mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Humaniora ini.

AYO BACA :Fakultas Hukum UPGRIS Berikan Edukasi Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak