whatsapp_image_2021-07-04_at_18.34.16_(1).jpeg
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan di GT Weleri

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Untuk pmbatasan mobilitas warga khususnya yang masuk wilayah Kabupaten Kendal, Satlantas Polres Kendal bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kendal akan melakukan pemeriksaan kelangkapan surat perjalanan di 5 titik.

Sementara satu titik lainnya hanya dilakukan pemecahan arus yang masuk Kota Kendal.

Hingga kini, petugas sudah memeriksa 2.000-an kendaraan dan memutarbalikkan 800-an kendaraan karena tidak melengkapi surat-surat kesehatan, seperti hasil rapid tes antigen dan bukti vaksinasi.

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Heri Condro Ribowo mengatakan, operasi penyekatan di Kendal dilakukan di 6 titik.

AYO BACA :Ikut Vaksinasi Massal Sambil Menikmati Keindahan Curugsewu Patean

6 titik tersbut adalah Exit tol Weleri, exit tol Kaliwungu, perbatasan Weleri-Batang, perbatasan Kendal-Semarang, Pos Pantes Brangsong, dan pertigaan Ketapang arah Kota Kendal.

Akan tetapi, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan bukti kesehatan saat penyekatan di 5 titik. Sedangkan di pertigaan Ketapang hanya diberlakukan pemecahan arus.

Penyakatan terus dilakukan sejak 3 Juli lalu untuk membatasi pergerakan masyarakat. Sampai saat ini sudah ada 2.000-an kendaraan yang diperiksa, 40 persennya kita putar balik karena tidak lengkap, terangnya, Kamis 15 Juli 2021.

Jenis kendaraan yang dilakukan pemeriksaan meliputi, angkutan umum seperti bus, dan kendaraan pribadi. Petugas tidak memberhentikan angkutan barang, baik truk kecil maupun besar. 

AYO BACA :PDM Kendal Gelar Khatmil Quran Peringati Milad ke-112 Muhammadiyah

Heri menegaskan, operasi penyekatan di sisa penerapan PPKM darurat hingga 20 Juli nanti akan diperketat.

Beberapa titik khususnya di perbatasan antar kabupaten seperti Kendal-Temanggung, Kendal-Kabupaten Semarang akan dijaga petugas.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung pemerintah agar angka kasus Covid-19 bisa ditekan.

Melalui pembatasan pergerakan masyarakat berkendara supaya tidak masuk ke wilayah Kendal tanpa melengkapi surat-surat bukti kesehatan yang sudah ditentukan.

Kita terus upayakan ini setiap harinya, mulai dari pukul 07.00 WIB saat mobilitas warga tinggi masuk kerja, dan sore hari. Karena mobilitas masyarakat Kendal saat ini masih tinggi, sehingga kita tambah titiknya. Termasuk di Sukorejo, Boja, dan juga Limbangan dengan melibatkan jajaran Polsek, tuturnya.

Sebanyak 15 petugas dikerahkan yang terdiri dari tim gabungan TNI Polri dan petugas dari Pemerintah Kabupaten Kendal saat melakukan penyekatan gabungan, terutama di exit tol Weleri dan Kaliwungu.

AYO BACA :Pandemi Covid 19, Anggota Dewan Kendal Gowes Sambil Berbagi