whatsapp_image_2021-07-15_at_14.25.47.jpeg
Bupati Dico M Ganinduto memberikan bingkisan kepada tukang becak di Weleri yang terdampak PPKM darurat Kamis 15 Juli 2021. (edi prayitno/kontributor Kendal)

WELERI, AYOSEMARANG.COM -- Pelaku usaha kecil seperti pedagang dan tukang becak di Kendal yang terdampak pandemi mengalami kesulitan dalam mencari nafkah.

Terlebih lagi, ketika Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali diberlakukan membuat mereka semakin terpuruk.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada mereka yang terdampak, Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama  Forkopimda membagikan bantuan sembako kepada pedagang dan tukang becak, Kamis 15 Juli 2021.

AYO BACA :Masuk Kendal ada 5 Ttitik Pemeriksaan Kelengkapan Perjalanan

Pemerintah Kendal tengah mempersiapkan anggaran bagi warganya yang terdampak PPKM Darurat terutama bagi pedagang dan juga pekerja lain seperti tukang becak.

Dico M. Ganinduto juga berkesempatan berbincang dengan salah satu pedagang terkait penerapan PPKM Darurat.

“Beberapa pedagang tadi banyak yang sudah mengetahui aturan PPKM Darurat terutama untuk langsung dibungkus atau dibawa pulang. Saya juga pesan bahwa Pemerintah tidak bisa sendiri, sehingga minta kerjasamanya untuk saling mematuhi aturan agar pandemi cepat berlalu tentunya,” jelasnya.

AYO BACA :Ikut Vaksinasi Massal Sambil Menikmati Keindahan Curugsewu Patean

Bantuan Sembako selain dari Pemerinah Daerah, nantinya bantuan akan datang dari Pemerintah Pusat dan para warga  yang terdampak saat ini sedang dilakukan pendataan.

Untuk paket sembako hari ini diberikan secara langsung oleh Bupati Kendal kepada pedagang yang berada di wilayah Weleri dan Pasar Cepiring, termasuk para tukang becak.

Selanjutnya, Bupati menyempatkan untuk melihat sentra pelaksanaan vaksinasi yang berada di Kecamatan Weleri, dari kunjungan Dico menilai bahwa pelaksanaan telah berlangsung lebih baik dengan tidak adanya kerumunan atau antrian panjang saat menunggu vaksin.

“Selama vaksiniasi berdasarkan beberapa evaluasi saat ini sudah semakin membaik, antrean juga sudah dapat dikendalikan termasuk tidak ada kerumunan yang terjadi. Intinya kami terus berusaha agar tidak ada klaster antrean vaksin,” terang Bupati Kendal.

Terkait pendaftaran vaksin beberpa penerima vaksin menyatakan bahwa pendaftaran terbilang mudah untuk diakses, dengan ini pemerintah akan terus melakukan percepatan vaksinasi di Kabupaten Kendal.

AYO BACA :PDM Kendal Gelar Khatmil Quran Peringati Milad ke-112 Muhammadiyah