salatiga-gerakan-di-rumah-saja-malam-hari.jpg
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, membuat Gerakan di Rumah Saja Malam Hari untuk menekan penularan Covid-19. (Ayosemarang.com/Vedyana Ardyansah)

SALATIGA, AYOSEMARANG.COM -- Upaya  Pemkot Salatiga dalam menekan angka penularan covid-19 yakni melalui Gerakan di Rumah Saja Malam Hari.

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengeluarkan surat edaran yang mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah pada malam hari mulai pukul 19.00 WIB hingga 24.00 WIB. Gerakan di Rumah Saja Malam Hari dilaksanakan pada sudah dimulai pada 15 Juli kemarin. Dan akan diterapkan hingga 20 Juli 2021.

AYO BACA :Penurunan Mobilisasi Masyarakat Kota Salatiga Capai 23,98 Persen, Evaluasi akan Dilakukan

"Gerakan di Rumah Saja Malam Hari dilaksanakan semua komponen masyarakat kecuali unsur yang terkait dengan sektor esensial seperti kesehatan, kebencanaan, keamanan, logistik, kebutuhan pokok masyarakat, dan lainnya," ujarnya dalam keterangan yang didapat, Jumat 16 Juli 2021.

Yuliyanto menilai penerapan PPKM darurat yang dilaksanakan di Kota Salatiga berdampak cukup signifikan. Dalam indikator penilaian penurunan mobilitas, lanjutnya, Salatiga juga tertinggi se-Jawa dan Bali sehingga mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

AYO BACA :Liga Inggris 2021/2022 Dimulai 13 Agustus, Jadwal Kembali Normal

"Kemarin sudah dimulai pemadaman LPJU atau lampu penerangan jalan utama di 13 ruas jalan. Sekarang dimaksimalkan lagi dengan gerakan ini," imbuhnya.

Adapun sosialisasi gerakan di rumah saja malam hari sudah dilakukan. Sehingga nantinya, akan ada operasi dari tim gabungan TNI dan Polres Salatiga, juga Satpol PP dalam mengawal penerapan gerakan tersebut.

"Saya berharap dan mengimbau semua masyarakat mematuhinya. Kalau tidak ada urusan penting dan mendesak saat malam hari, lebih baik di rumah saja. Ini sebagai upaya kita menekan angka covid-19 di Salatiga," katanya.

 

AYO BACA :Waspada! Varian Delta Terdeteksi di Salatiga, Wali Kota Yulianto Minta Perketat Prokes