whatsapp_image_2021-07-17_at_09.05.27.jpeg
Kapolri Jenderal Listyo Sigit membagikan sembako di Solo pada Jumat 16 Juli 2021 malam. Di Kota Solo Kapolri bersama Panglima TNI akan mengecek pelaksanaan PPKM Darurat dan jalannya vaksinasi. (Humas Polda Jateng)

SOLO, AYOSEMARANG.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit beserta Kapolda Jawa Tengah berkeliling Kota Solo untuk meninjau pelaksanaan PPKM Darurat terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL). Peninjauan itu dilakukan pada Jumat 16 Juli 2021 malam.

Kapolri langsung menemui lapak para PKL dan berdialog dengan para pedagang dengan menggunakan bahasa jawa krama halus, Kapolri mengingatkan kepada para pedagang untuk mematuhi aturan yang berlaku yaitu PPKM darurat yaitu pukul 20.00 WIB harus sudah tutup, dan tidak boleh makan ditempat harus dibungkus serta Kapolri juga memberikan bantuan sembako kepada para pedangan kaki lima.

Karena situasi angka Covid-19 yang tinggi, maka supaya masyarakat aman dan angka covid turun sehingga aturan PPKM Darurat dibuat, tapi jenengan tasih saget dodolan ngantos jam 8 dalu bar niku kudu bubar, terus mengken nek wonten tiang tumbas mboten ngagem masker, nyuwun tulung dielingke ngagem masker, lan patuhi protokol kesehatan, ungkap Listyo yang juga pernah menjadi Kapolres Solo.

Kapolri kemudian membagikan paket sembako dan masker di warung hik, yang masih buka.

AYO BACA :Selama PPKM Darurat, Polres Batang Sudah Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga Terdampak

Listyo yang pernah menjabat sebagai Kapolresta Solo itu kemudian berbincang dengan penjual hik, memakai bahasa Jawa Kromo, atau bahasa Jawa halus.

Saat dihampiri oleh Listyo, pedagang hik itu mengeluh bila omzetnya dagangannya menurun sampai 50 persen karena PPKM Darurat.

Namun dengan bersahabat, Listyo menjelaskan kenapa kebijakan PPKM Darurat harus dilakukan.

Karena angka Covid-19 kan sedang tinggi, jadi supaya masyarakat aman, terus angka covidnya bisa turun, maka aturannya dibuat, ungkapnya.

AYO BACA :Pemkot Tegal MoU dengan 7 Perguruan Tinggi Percepat Vaksinasi

Di akhir perbincangan, Kapolri memberikan paket sembako dari pemerintah. Listyo pun mendoakan agar dagangannya bisa laku kembali dan Covid-19 bisa turun.

Ini untuk tambah-tambah. Kalau nanti sudah habis, wonten pak polisi lewat bilang pak polisi, bantuane wingi mpun telas. Mben, diparingi malih. Niki wonten masker, nek ada pembeli gak pake masker, jenengan sukani nggih?, tandasnya.

Selain membagikan paket sembako ke warung hik, Listyo juga secara door to door membagikan paket sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

Sarjono dan Agus Haryanto dua orang warga yang berasal dari Kerten sangat senang dapat bantuan dari kapolri. Dia berharap bisa membantu kebutuhannya karena selama PPKM Darurat harus libur dulu tempatnya bekerja.

Saya tinggal bersama istri anak. Dan kerjaan libur, pendapatan juga turun. Saya berharap pandemi dan PPKM Darurat selesai, ungkap Sarjono.

Esoknya Kapolri dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dijadwalkan akan melakukan tinjauan vaksinasi di Balai Kota Solo. Selain di Balai Kota Solo, keduanya juga meninjau vaksinasi di Graha Saba Buana pada Sabtu 17 Juli 2021 pagi.

AYO BACA :Tanaman Janda Bolong Tak Sebeken Dulu, di Kota Tegal Segini Harganya Sekarang