template_foto_3_16.9.jpg
Ilustrasi. Sektor Industrial memang jadi pembahasan karena letaknya yang masih abu-abu antara kritikal atau esensial. Oleh karena itu Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan tiga strategi saat melakukan rakor dengan Menko Marves terkait pembahasan PPKM Darurat di bidang industri. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM - Sektor industri menjadi salah satu lini pekerjaan yang diperhatikan selama masa PPKM Darurat ini.

Untuk itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus berkomunikasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) terkait implementasi PPKM Darurat di sektor industri. Ganjar mengatakan, ada 3 strategi yang dikomunikasikan.

Strategi itu disampaikan Ganjar usai menghadiri rakor dengan Menko Marves terkait pembahasan PPKM Darurat di bidang industri pada Jumat 14 Juli 2021. Kata Ganjar ada beberapa yang mesti dibereskan terkait dikotomi kritikal dan esensial.

Dari kondisi yang ada di Jawa tengah relatif komunikasi kita dengan apindo bagus. Maka ada beberapa yang mesti kita clearance karena ada data IOMKI ya, (industri) masuk kategori kritikal dan esensial yang mana, kata Ganjar.

AYO BACA :Kapolri Listyo Sigit Cek PPKM Darurat Solo dan Bagi-bagi Sembako ke Pedagang Hik

IOMKI adalah Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri, yang ditetapkan dalam aturan PPKM Darurat untuk sebuah perusahaan bisa beroperasi di masa tersebut.

Ganjar mengatakan, tidak terlalu banyak yang mesti diperbaiki di Jawa Tengah. Salah satu persoalan yang dihadapi adalah para perusahaan saat ini sedang banjir order dampak dari peningkatan kasus di India beberapa waktu lalu.

Maka kita membuat strategi-strategi, umpama 'pak Ganjar ini lagi ada order banyak setelah kasus India kemarin', maka banyak yang order ke Indonesia, jadi ini lagi payu-payune, kata Ganjar.

Menurut Ganjar, strategi yang dilakukan antara lain dengan menambah shift. Harapannya dengan penambahan shift, pengawasan pada pekerja akan lebih mudah dan baik.

AYO BACA :Selama PPKM Darurat, Polres Batang Sudah Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga Terdampak

Kami mencoba untuk komunikasi dengan para pengelola, agar coba shiftnya yang ditambah, dengan shift yang ditambah maka yang bekerja itu termenej dengan baik. Baik dari sisi protokol kesehatannya maupun pergerakan-pergerakannya, ucap Ganjar.

Selain itu, Ganjar mengatakan strategi lainnya adalah mempercepat vaksinasi terhadap buruh dan pekerja sektor industri. Terutama industri yang punya potensi ekspor.

Berikutnya lagi kita akan meminta agar mereka juga punya tempat isolasi mandiri dan itu sebenarnya bisa dikerjakan oleh masing-masing perusahaan, sehingga kalau ada terjadi sesuatu bisa dirawat oleh mereka dan kita akan backup, ujar Ganjar.

Sejauh ini di dari 40 industri di Jawa Tengah ada 11 industri yang melakukan pelanggaran PPKM Darurat. Semua pelanggar itu akan ditindaklanjuti dan dikomunikasikan agar bisa diperbaiki dan mengikuti aturan yang ada.

(Pelanggarannya) rata-rata ya mereka karena jumlah (pekerja) dan sebagian besar dari industri yang sudah kita sampling kemarin sudah mengikuti instruksi Mendagri. Jadi dengan cerita itu nanti kita harapkan akan memperbaiki kondisi-kondisi di dalam PPKM darurat ini, tandasnya.

AYO BACA :Pemkot Tegal MoU dengan 7 Perguruan Tinggi Percepat Vaksinasi