vaksin_solo4.jpg
Warga Kota Solo menerima vaksin Covid-19 di Balai Kota Surakarta, Sabtu 17 Juli 2021. (dok)

SOLO, AYOSEMARANG.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksinasi Covid-19 di Kota Solo telah mencapai angka 50 persen. Artinya, di mana dari 500.000 orang yang sudah divaksin sebanyak 250.000 orang.

"Kami datang kesini untuk meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Solo. Yang saya dengar sudah hampir 50 persen dari 500.000 berapa sudah 250.000 telah divaksin," ucap Menkes Budi di sela-sela tinjauan vaksinasi di Balai Kota Surakarta, Sabtu 17 Juli 2021.

AYO BACA :Panglima Apresiasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo

Menkes Budi bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito, saat meninjau vaksinasi di beberapa lokasi di Solo.

Budi Gunadi mengatakan, Kota Solo merupakan salah satu kota di Indonesia dengan capaian vaksinasi tertinggi. Budi menyampaikan, pemerintah mengaku terbantu dengan vaksinasi yang diadakan TNI-Polri supaya penduduk cepat divaksin semua.

AYO BACA :Angka Covid-19 Melonjak, Rektor UNS Minta Pemerintah Melakukan Mitigasi Berbasis Komunitas

"Jadi nanti saya akan minta dikirim lebih banyak lagi vaksinnya ke sini agar Solo bisa cepat-cepat divaksin semua," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan COVID-19 Solo Ahyani, mengatakan vaksinasi COVID-19 Solo hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 50 persen. Untuk tahap pertama sudah mencapai sekitar 54 persen, adapun tahap kedua baru 32 persen.

Dia menjelaskan, capaian angka untuk vaksinasi tahap pertama sudah diberikan kepada 228 ribu orang, sementara tahap kedua sudah diberikan kepada 135 ribu orang.

“Untuk target vaksinasi Solo sebanyak 417.000 orang. Untuk saat ini target vaksinasi dalam satu hari sekitar 4.000-5.000 dosis. Untuk percepatan, kami menggandeng TNI-Polri untuk mempercepat vaksinasi di Solo. Vaksin yang digunakan Solo adalah Sinovac," jelas Ahyani.

AYO BACA :Bantu Penanganan Pasien Covid-19, FT UNS Produksi Nasal Cannula