pemakaman_batang.jpg
Jenazah Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Batang, Nasikhin disalatkan di halaman Masjid Nurul Huda Proyonanggan Selatan, dengan imam salat Ali Trigiyatno. (dok)

BATANG, AYOSEMARANG.COM-- Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Batang, Nasikhin meninggal dunia pada Minggu 18 Juli, pukul 02.00 WIB, di RS QIM Batang.

Jenazah almarhum Nasikhin dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Sekalong Karangasem Selatan pukul 13.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan terlebih dahulu di halaman Masjid Nurul Huda Proyonanggan Selatan, dengan imam salat Ali Trigiyatno dan dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono dan perwakilan pejabat serta pengurus PD Muhammadiyah.

Mewakili keluarga almarhum, Bendahara PD Muhammadiyah, Agus Nugroho menyampaikan, selama menjabat sebagai Ketua PD Muhammadiyah selalu memegang teguh komitmen dalam berdakwah.

AYO BACA :Innalillahi..Jalani Isoman, Satu Keluarga di Purbalingga Meninggal

Sebelum wafat, Nasikhin yang juga mantan Sekda Kabupaten Batang ini sempat menyampaikan pesan terakhir.

“Di Perserikatan Muhammadiyah itu adalah sebuah lembaga yang bukan bergantung personal, tetapi secara kebersamaan. Maka dalam kepemimpinan, di Muhammadiyah semua harus bergerak demi kelangsungan organisasi tersebut, termasuk kiprahnya di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dalam bidang kemasyarakatan almarhum Nasikhin tetap konsisten, meskipun saat itu menjadi pejabat di pemerintahan.

“Setiap ada kepentingan umum, utamanya umat Islam, lewat Perserikatan Muhammadiyah, beliau selalu tampil dan berada di tengah-tengah masyarakat,” urainya.

AYO BACA :Sejak Juni 2021, Lapor Covid Sebut 675 Warga Meninggal saat Jalani Isolasi Mandiri

Dijelaskannya, Nasikhin sangat berpikir positif, pandangan hidupnya dapat dijadikan teladan. Bahwa dalam program-program pemerintahan, terutama dalam masalah pandemi Covid-19, selalu menekankan untuk selalu taat pada ketentuan pemerintah, disiplin.

Secara terpisah, Bupati Batang Wihaji menyampaikan, almarhum Nasikhin tiga tahun menjadi Sekda Kabupaten Batang.

“Saya tahu persis banyak hal yang telah diperjuangkan beliau selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun selaku Ketua PD Muhammadiyah. Kontribusinya dalam kebijakan e-Hibah Bansos, memberikan keteladanan dan kesederhanaan beliau tunjukkan kepada kita semua,” ungkapnya.

Termasuk kiprah Nasikhin, lanjut dia, sebagai Ketua PD Muhammadiyah yang setiap Minggu pagi menyampaikan tausiah, khotbah Jumat hingga saksi nikah bahkan khotbah nikah dan banyak hal yang telah dilakukan almarhum terhadap umat, khususnya keluarga besar Muhammadiyah maupun umat Islam.

“Saya beserta seluruh Pemerintah Kabupaten Batang saat ini berduka dan merasa kehilangan. Semoga amal baik beliau yang selama ini telah dilakukan, barangkali bisa kita lanjutkan dan menjadi bekal almarhum di alam barzah yang insyaallah diterima Allah Ta’ala dengan husnul khotimah,” harapnya.

Wihaji juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kontribusi almarhum selama berbakti sebagai ASN di Kabupaten Batang, semoga menjadi amal baik.

AYO BACA :Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 di RSSP Sragen Harus Antre