sekat_kendal2.jpg
Polisi dan Dishub Kendal menempelkan stiker khusus kepada angkutan yang kelaurdi GT Kaliwungu, Senin 19 Juli 2021. (edi prayitno/kontributor Kendal)

KALIWUNGU, AYOSEMARANG.COM  --  Pelaksanaan PPKM darurat dan pembatasan kendaraan yang keluar di pintu tol di Kendal diantisipasi dengan pemasangan stiker khusus kepada kendaraan yang diperbolehkan keluar.

Pantauan di GT Kaliwungu, kondisi arus lalu lintas  nampak sepi namun petugas masih terus menjaga exit tol.

AYO BACA :Ingin Tahu Dampak Pandemi Covid-19, BPS Kendal Gelar Survei Online 13-20 Juli

"Kondisi arus lalu lintas di jalan tol Kendal cenderung sepi dan anggota kami tetap masih berjaga," kata Kasatlantas Polres Kendal AKP Heri Condro Ribowo.

Meski kondisi arus lalu lintas di jalan tol Kendal sepi namun masih banyak kendaraan bermotor yang ingin keluar tanpa dilengkapi Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), surat kesehatan dan surat jalan.

AYO BACA :TNI dan Polri di Kendal Mulai Salurkan Bantuan Sosial PPKM Darurat

"Masih banyak juga kendaraan bermotor yang nekad untuk keluar melalui exit tol Weleri dan Kaliwungu apalagi mereka ini tidak membawa surat perjalanan atau STRP dan surat kesehatan," jelasnya.

Petugas yang berjaga pun tak segan-segan untuk memutar balik kendaraan ratusan kendaraan bermotor seperti mobil pribadi, truk dan bus dari arah Jakarta yang mau keluar di GT Kaliwungu dan GT Weleri.

Selain melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat, jajaran satlantas Polres Kendal juga menempelkan stiker khusus pada angkutan sektor esensial dan kritikal.

"Kami tempeli stiker khusus pada truk yang merupakan sektor esensial dan kritikal setelah lolos pemeriksaan. Ini dilakukan untuk membedakan truk yang bukan dari sektor esensial dan kritikal dengan truk biasa," pungkasnya.

AYO BACA :Penjelasan MUI Soal Tata Cara Salat Iduladha 1442 H di Rumah Saja