19lupgris.jpg
BIMTEK Program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) secara daring, Senin 19 Juli 2021.(dok)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -  Salah satu teknologi yang terus berkembang dalam dunia pendidikan adalah Augmented Reality (AR).  Teknologi ini  mampu menggeneralisasikan gambar-gambar atau tiga dimensi pada dunia nyata melalui komputer merupakan salah satu keunggulan Augmented Reality dengan kata lain Augmented Reality proses penambahan sesuatu yang ada pada dunia nyata ke dalam sistem di komputer. 

Hal ini diungkapkan Dr Khair Nurdin pakar Augmented Reality dan narasumber dalam kegiatan BIMTEK Program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) secara daring, Senin 19 Juli 2021.

AYO BACA :Prodi Pendidikan Matematika UPGRIS Gelar Pelatihan Griya Bisnis dan Griya Pintar

Hadir pula narasumber dari University Teknologi Malaysia (UTM) Dr Khair Nurdin pakar Augmented Reality untuk memberikan bimtek kepada dosen dan mahasiswa. Acara yang dibuka oleh wakil rektor 1 Bidang Akademik Dr Sri Suciati M Hum dimulai pada 19 Juli 2021 dan akan berakhir 24 Juli 2021. 

''Untuk melihat objek AR biasanya digunakan Handled Device & HMD (Head Mounted Device),'' jelas dia.

AYO BACA :UPGRIS Gelar Webinar, Kenalkan Peluang Pasar Modal pada Milenial

Bimtek selama 5 hari ini meliputi Augmented Reality Beginner Level I sampai dengan Level II dan pembuatan Project AR untuk tugas akhir dari acara Bimtek ini.
 
Dr Khair Nurdin menambahkan dunia pendidikan akan semakin masif dengan kondisi pandemi yang belum juga usai selain itu dengan adanya teknologi AR pembelajaran dengan media akan bisa diakses kapan saja dan dimana saja.

 

Sementara itu, Sri Suciati menjelaskan kebijakan kampus merdeka harus memberikan hak kepada mahasiswa untuk memfasilitasi setidaknya dua semester atau setara dengan 40 sks dengan 8 skema yang meliputi pertukaran mahasiswa, magang kerja, proyek kemanusiaan, proyek independen, kewirausahaan , asistensi mengajar, pendampingan desa mitra. 

“Pendidikan Matematika UPGRIS salah satu dari ribuan program studi di Indonesia yang memenangkan hibah merdeka belajar yang diselenggrakan oleh kementerian pendidikan. Salah satu sistem yang dibangun adalah griya bisnis digital sebagai fasilitasi dosen dan mahasiswa untuk menjembatani prodi pendidikan matematika dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Jadi saya sangat mengapresiasi kegiatan BIMTEK ini apalagi mampu menghadirkan pakar dari Luar Negeri, semoaga semakin banyak lagi kegitan ini sehingga mampu meningkatkan SDM Dosen dan meningkatkan kualitas lulusan di prodi Pendidikan Matematika,” ucap Suci.
Assoc Prof Mohd Fauzi Abu Hussin Deputy Dean  Research, Innovation, Development, and Alumni Fakulty of Social Sciences and Humanities menyampaikan tentang penting kolaborasi Internasional dalam pendidikan tinggi karena kolaborasi menjadi bagian penting dalam perubahan paradigma pembelajaran di masa yang akan datang apalagi setelah terjadinya masa pandemi ini,” kata Fauzi. *

AYO BACA :Hadiah Dua Medali Emas dari PJKR Jadi Hadiah Dies Natalis ke-40 UPGRIS