kesalahan-mengolah-daging-kurban.jpg
Ilustrasi, kesalahan pengolahan daging kurban bisa membuat tekstur daging tak empuk dan gosong. (istimewa)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah kesalahan selama pengolahan pembuatan satai yang kerap jadi hidangan dari daging kurban, bisa membuat tekstur daging tidak empuk.

Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group, Chef Stefu Santoso mengatakan, langsung mengolah daging menjadi salah satu kesalahan yang kerap terjadi.

AYO BACA :Matang Sempurna! Cara Memasak Daging dengan Metode 5-30-7

Daging kurban sapi atau kambing umumnya berada dalam kondisi sangat segar karena biasanya dipotong dan didistribusikan pada hari yang sama. Namun faktor tersebut bisa membuat daging sedikit keras terutama ketika diolah menjadi satai.

"Meskipun kadang usianya sudah muda. Cuma karena dipotongnya fresh kemudian langsung dimasak, biasanya agak sedikit keras," kata President of Association of Culinary Professionals Chef Stefu Santoso, dilansir Republika.co.id.

AYO BACA :Apa Kabar Virgil van Dijk hingga Trent Alexander-Arnold, Sudah Pulih dari Cedera?

Kesalahan lainnya, menggunakan mentega atau minyak secara berlebihan dengan tujuan agar daging tak lengket pada panci atau alat memasak.

"Padahal sebenarnya yang lebih penting panggangannya harus benar-benar panas secara maksimum baru kemudian daging diletakkan di atas panggangan. Jangan terlalu banyak diberikan minyak atau mentega," tutur Stefu.
 
Selain itu, terlalu banyak mentega atau minyak justru akan membuat daging cepat gosong. Karena ketika dibakar mentega meleleh dan menetes ke dalam bara sehingga api naik lalu menjilat ke seluruh bagian daging.

"Daging akan hitam. Itu efek yang paling utama," kata kata Stefu.

AYO BACA :Buah Nanas Bisa Hilangkan Alot Daging Kambing, Begini Caranya